KBRN, Bukittinggi: Anak muda sekarang makin peduli sama lingkungan, dan tren eco-friendly lifestyle jadi bukti nyata. Dari fashion, makanan, sampai gadget, banyak pilihan yang ramah lingkungan tapi tetap stylish. Survei Nielsen menunjukkan sekitar 73% milenial dan Gen Z rela bayar lebih untuk produk sustainable, artinya hidup ramah lingkungan udah jadi bagian dari gaya hidup modern.
Di dunia fashion, gerakan sustainable fashion makin terlihat. Banyak brand mulai pakai bahan organik, daur ulang, atau proses minim limbah supaya tetap stylish tapi ramah bumi. Menurut Global Fashion Agenda, industri fashion menyumbang 10% emisi karbon global, jadi pilih pakaian eco-friendly itu langkah nyata kurangi jejak karbon (globalfashionagenda.com).
Selain fashion, tren makanan ramah lingkungan juga makin digemari. Anak muda banyak pilih plant-based diet atau produk lokal supaya jejak karbon dari transportasi berkurang. FAO mencatat bahwa produksi daging konvensional menghasilkan 14,5% emisi gas rumah kaca global, jadi pola makan lebih hijau benar-benar berdampak buat planet.
Gadget dan teknologi nggak mau kalah dalam tren ini. Smartphone, laptop, hingga aksesoris ramah lingkungan mulai muncul di pasaran dengan bahan daur ulang dan desain hemat energi. Banyak anak muda pun kreatif bikin proyek DIY, repair, atau barter barang, supaya barang nggak cepat jadi sampah elektronik dan tetap berguna.
Pada akhirnya, eco-friendly lifestyle bukan cuma tren, tapi pilihan sadar generasi muda buat jaga bumi sambil tetap stylish dan produktif. Dari fashion, makanan, sampai gadget, tiap keputusan kecil bisa punya dampak besar. Hidup ramah lingkungan itu nggak cuma keren, tapi juga smart dan berdampak positif bagi masa depan. (AMP/RRIBKT)