Cara Memulai Menulis bagi Pemula

KBRN, Bukittinggi: Menulis sering dianggap sulit, padahal sejatinya menulis adalah keterampilan yang bisa dipelajari oleh siapa saja. Bagi pemula, tantangan terbesar bukan soal kemampuan, melainkan keberanian untuk memulai. Artikel ini akan membahas cara memulai menulis secara sederhana, santai, dan tanpa tekanan.

1. Mulai dari Niat dan Tujuan

Langkah pertama dalam menulis adalah menentukan alasan kamu menulis. Apakah untuk menyalurkan hobi, berbagi pengalaman, membuat konten media sosial, atau bahkan bercita-cita menjadi penulis profesional? Tujuan yang jelas akan membantu menjaga konsistensi dan semangat menulis.

2. Tidak Perlu Menunggu Sempurna

Banyak pemula terjebak pada keinginan menulis dengan sempurna sejak awal. Padahal, tulisan pertama tidak harus bagus. Menulis adalah proses. Lebih baik menulis satu paragraf yang belum rapi daripada tidak menulis sama sekali. Kesalahan adalah bagian dari belajar.

3. Tentukan Topik yang Dekat dengan Diri Sendiri

Untuk pemula, pilihlah topik yang kamu kuasai atau alami sendiri, seperti hobi, pengalaman sehari-hari, opini, atau cerita ringan. Menulis tentang hal yang dekat akan terasa lebih mengalir dan jujur.

4. Biasakan Menulis Sedikit tapi Rutin

Konsistensi lebih penting daripada jumlah. Tidak perlu menulis panjang setiap hari. Mulailah dengan 5–10 menit atau satu paragraf per hari. Kebiasaan kecil ini akan membangun ritme dan kepercayaan diri dalam menulis.

5. Bebaskan Diri dari Takut Dinilai

Takut dikritik sering menjadi penghambat terbesar. Ingat, tulisan adalah cerminan proses berpikir, bukan ajang penilaian sempurna. Kritik justru bisa menjadi bahan belajar agar tulisan semakin berkembang.

6. Membaca untuk Memperkaya Tulisan

Menulis tidak bisa lepas dari membaca. Dengan membaca artikel, buku, atau tulisan orang lain, kamu akan mendapat inspirasi, kosakata baru, dan memahami berbagai gaya penulisan. Semakin sering membaca, semakin kaya tulisanmu.

7. Gunakan Media yang Nyaman

Pilih media menulis yang membuatmu nyaman, bisa berupa buku catatan, ponsel, laptop, blog pribadi, atau media sosial. Yang terpenting, kamu merasa bebas mengekspresikan pikiran tanpa beban.

8. Terus Belajar dan Berani Berkembang

Seiring waktu, pelajari teknik dasar menulis seperti struktur paragraf, penggunaan tanda baca, dan alur cerita. Ikuti komunitas menulis, tantangan menulis, atau kelas daring untuk memperluas wawasan.

Memulai menulis tidak membutuhkan bakat luar biasa, melainkan kemauan untuk mencoba dan konsistensi untuk bertahan. Dari satu kalimat sederhana, sebuah tulisan bermakna bisa lahir. Jangan ragu untuk memulai hari ini, karena setiap penulis hebat pernah menjadi pemula.(DP)

Rekomendasi Berita