Jogja Kembali Padat, Liburan yang Jadi Sorotan Warganet

KBRN, Mataram: Nama Jogja kembali ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Bukan tanpa alasan. Dalam beberapa waktu terakhir, warganet berseloroh bahwa “satu juta orang, bahkan satu Indonesia, sedang liburan ke Jogja.” Ungkapan ini muncul seiring padatnya penumpang KRL hingga arus wisatawan dari berbagai daerah yang memadati wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, terutama pada musim libur panjang.

Fenomena tersebut mencerminkan posisi Jogja sebagai ruang wisata yang selalu dirindukan. Bukan hanya karena destinasinya, tetapi karena suasananya. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam berbagai rilisnya menekankan bahwa Yogyakarta memiliki daya tarik kuat sebagai daerah dengan wisata berbasis budaya dan pengalaman. Wisatawan datang bukan sekadar untuk melihat, tetapi untuk merasakan ritme hidup yang berbeda dari kota asal mereka.

Namun, ketika rindu itu datang bersamaan, Jogja pun kewalahan. Kepadatan lalu lintas hingga kemacetan di sejumlah titik wisata menjadi topik hangat di media sosial, terutama daerah Malioboro yang selalu menjadi favorit wisatawan.

Di sisi lain, kondisi ini menunjukkan betapa kuatnya magnet Jogja. Alam yang beragam, budaya yang hidup, serta masyarakat yang adaptif menjadikan daerah ini selalu relevan di tengah perubahan zaman. Pemerintah Daerah DIY sendiri terus mendorong pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan agar kenyamanan wisatawan tetap sejalan dengan kehidupan warga lokal.Jogja memang Istimewa, Ia mampu membuat orang rela datang berbondong-bondong, meski harus berbagi jalan, waktu, bahkan kesabaran. (RRI/Irene Dyah)

Rekomendasi Berita