IGI NTB Dorong Keadilan Pendidikan Nasional Berkelanjutan

KBRN, Mataram: Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya keadilan pendidikan nasional yang berkelanjutan, terutama bagi guru dan peserta didik di daerah serta satuan pendidikan dengan keterbatasan sumber daya.

Ketua Wilayah IGI NTB, Nengah Istiqomah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa hingga kini masih terdapat kesenjangan serius dalam dunia pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana, kesejahteraan guru, maupun akses layanan pendidikan yang bermutu. Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan pendidikan nasional.

“Keadilan pendidikan bukan hanya soal akses sekolah, tetapi juga menyangkut kesejahteraan guru, pemerataan tunjangan, dan perlindungan hak-hak pendidik. Guru di daerah dan guru sekolah swasta masih sering berada dalam posisi rentan,” jelasnya, Rabu (31/12/2025).

IGI NTB menilai bahwa ketimpangan tunjangan guru bersertifikasi, keterbatasan jam mengajar akibat minimnya rombongan belajar, serta perbedaan fasilitas antarwilayah berpotensi menghambat peningkatan mutu pendidikan secara nasional. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan harus disusun dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, bukan semata pendekatan administratif.

Selain aspek kesejahteraan guru, IGI NTB juga menekankan pentingnya keadilan bagi peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Menurut IGI, pemenuhan Guru Pendamping Khusus, layanan psikologis, dan lingkungan sekolah yang aman merupakan bagian tak terpisahkan dari konsep keadilan pendidikan.

“Kualitas pendidikan tidak akan tercapai jika keadilan diabaikan. Guru yang sejahtera dan terlindungi akan lebih fokus mendidik, sementara peserta didik yang merasa aman dan dihargai akan tumbuh optimal,” tambah Nengah Istiqomah.

IGI NTB menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi guru dan dunia pendidikan agar kebijakan nasional benar-benar berpihak pada pemerataan, keberlanjutan, dan martabat profesi pendidik. Organisasi profesi ini berharap keadilan pendidikan dapat menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

Rekomendasi Berita