KBRN, Bukittinggi: Makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal pengalaman yang menyenangkan bagi tubuh dan mata. Konsep makanan enak dan sehat dengan sentuhan estetika kuliner menekankan pentingnya keseimbangan antara nutrisi, cita rasa dan penampilan yang menarik. Hidangan yang disajikan dengan baik tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Kesehatan makanan ditentukan oleh bahan-bahan yang digunakan dan cara pengolahannya. Menggunakan bahan segar, kaya nutrisi dan rendah pemrosesan berlebih akan memastikan makanan tetap menyehatkan. Misalnya, sayuran dan buah segar memberikan vitamin, mineral dan serat yang dibutuhkan tubuh, sementara protein sehat dari ikan, ayam atau kacang-kacangan mendukung pertumbuhan dan energi.
Selain sehat, tampilan makanan juga memainkan peran penting. Estetika kuliner mencakup penataan makanan, kombinasi warna, tekstur dan penyajian di piring yang menarik. Sebuah hidangan yang enak terlihat lebih menggugah selera ketika disusun dengan harmonis, dengan warna kontras yang menonjolkan kesegaran bahan.
Teknik seperti potongan rapi, lapisan makanan yang seimbang, dan penggunaan garnish alami dapat meningkatkan pengalaman makan secara visual. Menggabungkan rasa, kesehatan dan estetika juga memengaruhi kebiasaan makan.
Orang cenderung lebih menikmati makanan yang terlihat indah, sehingga asupan nutrisi pun menjadi lebih menyenangkan. Tren ini juga populer di media sosial, di mana sajian yang cantik sering dibagikan, mendorong orang untuk lebih kreatif dalam memasak dan menyajikan makanan sehat.
Dengan demikian, makanan enak dan sehat dengan sentuhan estetika kuliner bukan hanya soal penampilan, tetapi tentang menciptakan pengalaman makan yang menyeluruh lezat, bergizi dan memanjakan mata. Konsep ini mengajarkan bahwa makan sehat bisa tetap menyenangkan dan inspiratif, serta mendorong gaya hidup seimbang bagi siapa pun. (YE)