KBRN, Meulaboh: Ikan asin merupakan salah satu olahan ikan tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Meski kerap dikaitkan dengan kandungan garam yang tinggi, ikan asin tetap memiliki sejumlah manfaat kesehatan bagi orang dewasa apabila dikonsumsi secara bijak dan tidak berlebihan.
Ikan asin merupakan sumber protein hewani yang cukup baik. Protein berperan penting dalam menjaga dan memperbaiki jaringan tubuh, mempertahankan massa otot, serta mendukung daya tahan tubuh orang dewasa, terutama bagi mereka yang aktif bekerja dan beraktivitas fisik.
Selain protein, ikan asin juga mengandung asam lemak omega-3, meskipun jumlahnya bervariasi tergantung jenis ikan. Omega-3 berperan dalam menjaga kesehatan jantung, membantu mengontrol kadar kolesterol, serta mendukung fungsi otak dan sistem saraf.
Kandungan mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi dalam ikan asin juga bermanfaat bagi kesehatan orang dewasa. Kalsium dan fosfor membantu menjaga kekuatan tulang dan gigi, sementara zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia.
Ikan asin juga memiliki keunggulan dari sisi daya simpan dan kepraktisan. Proses penggaraman membuat ikan lebih tahan lama, sehingga dapat menjadi sumber protein alternatif yang mudah diakses, terutama di daerah pesisir atau wilayah dengan keterbatasan ikan segar.
Meski demikian, konsumsi ikan asin perlu dibatasi karena kandungan natrium (garam) yang tinggi. Asupan garam berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan gangguan jantung, terutama pada orang dewasa dengan riwayat hipertensi. Para ahli menyarankan agar ikan asin direndam dan dicuci sebelum dimasak untuk mengurangi kadar garam. Dikutip rri.co.id,dari berbagai sumber,Rabu (31/12/2025).
.