KBRN, Bukittinggi: Operasi merupakan salah satu fungsi utama dalam organisasi yang berperan mengubah input menjadi output bernilai. Fungsi ini tidak hanya berkaitan dengan proses produksi barang, tetapi juga mencakup penyediaan jasa, distribusi, serta pengelolaan sumber daya agar efisien dan efektif. Menurut Heizer dan Render (2020), operasi adalah aktivitas inti yang menentukan bagaimana organisasi menciptakan nilai bagi pelanggan dan pemangku kepentingan.
Definisi Operasi
Operasi dapat didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan yang mengelola faktor produksi—tenaga kerja, modal, teknologi, dan bahan baku—untuk menghasilkan barang atau jasa. Slack et al. (2019) menekankan bahwa operasi adalah fungsi yang menghubungkan strategi bisnis dengan implementasi praktis melalui proses transformasi.
Peran Strategis Operasi dalam Organisasi1. Transformasi Nilai
Operasi mengubah sumber daya menjadi produk atau jasa yang memiliki nilai tambah. Hal ini menjadi dasar keberlangsungan organisasi karena produk/jasa yang dihasilkan harus relevan dengan kebutuhan pasar (Stevenson, 2021).
2. Efisiensi dan Produktivitas
Pengelolaan operasi yang baik memungkinkan organisasi menekan biaya dan meningkatkan produktivitas. Efisiensi ini menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan global.
3. Kualitas dan Kepuasan Pelanggan
Operasi berperan menjaga standar mutu produk/jasa agar konsisten. Kualitas yang terjamin berdampak pada kepuasan pelanggan dan reputasi organisasi.
4. Inovasi dan Adaptasi
Operasi menjadi ruang bagi pengembangan teknologi dan metode baru. Inovasi proses memungkinkan organisasi lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan eksternal.
5. Keberlanjutan Bisnis
Operasi yang memperhatikan aspek lingkungan dan sosial mendukung keberlanjutan jangka panjang. Praktik ramah lingkungan dan efisiensi energi menjadi bagian dari tanggung jawab korporat.
Tantangan Operasi di Era Digital
Era digital menuntut organisasi untuk mengintegrasikan teknologi seperti big data, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (AI) dalam operasi. Selain itu, dinamika permintaan konsumen dan persaingan global menuntut fleksibilitas serta kecepatan dalam pengambilan keputusan operasional (Heizer & Render, 2020).
Operasi merupakan motor penggerak organisasi yang berperan strategis dalam menciptakan nilai, efisiensi, kualitas, inovasi, dan keberlanjutan. Pengelolaan operasi yang efektif dan adaptif menjadi kunci keberhasilan organisasi dalam menghadapi tantangan bisnis yang kompleks dan dinamis.
Semoga Bermanfaat (AMR)