Kazuyoshi Miura Perpanjang Rekor sebagai Pesepak Bola Tertua
- by Dwi Saka Pangestu
- 31 Des 2025
KBRN, Jember: Kazuyoshi Miura kembali mencatatkan babak baru dalam karier panjangnya di dunia sepak bola. Penyerang legendaris Jepang yang dijuluki “King Kazu” itu resmi bergabung dengan klub divisi tiga Jepang, Fukushima United, melalui skema peminjaman hingga Juni mendatang. Jack Otway dalam gbnews.com menjelaskan bahwa pada Februari nanti, Miura akan genap berusia 59 tahun, namun tetap aktif sebagai pesepak bola profesional. Kepindahan ini menandai musim profesional ke-41 dalam kariernya yang luar biasa panjang.
Dalam pernyataannya, Miura menegaskan bahwa semangatnya terhadap sepak bola tidak pernah pudar meski usia terus bertambah. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan baru tersebut dan berjanji akan memberikan kontribusi maksimal bagi tim barunya. Ia juga menyebut kepindahan ini sebagai peluang untuk kembali menantang dirinya sendiri setelah musim sebelumnya berjalan kurang memuaskan. Dalam pernyataannya, Miura menegaskan bahwa semangatnya terhadap sepak bola tidak pernah pudar meski usia terus bertambah. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan baru tersebut dan berjanji akan memberikan kontribusi maksimal bagi tim barunya. Ia juga menyebut kepindahan ini sebagai peluang untuk kembali menantang dirinya sendiri setelah musim sebelumnya berjalan kurang memuaskan.
Karier profesional Miura dimulai pada 1986 ketika ia bergabung dengan klub raksasa Brasil, Santos, saat masih remaja. Sejak itu, perjalanan sepak bolanya membentang lintas benua dan dekade. Selain berkarier di Jepang, ia juga pernah bermain di Italia, Kroasia, dan Australia, menjadikannya salah satu pesepak bola dengan pengalaman internasional terluas dalam sejarah olahraga ini.
Saat ini, klub induk Miura masih tercatat sebagai Yokohama FC, tempat ia bergabung sejak 2005. Namun, ia sudah tidak tampil bersama klub tersebut sejak 2020. Sejak 2022, Miura lebih sering menjalani masa peminjaman, dan kepindahannya ke Fukushima United menjadi peminjaman keempat dalam beberapa tahun terakhir, demi mendapatkan menit bermain reguler.
Pada musim 2024, Miura sempat memperkuat Atletico Suzuka yang berlaga di divisi keempat Jepang. Namun, kontribusinya cukup terbatas dengan hanya tampil tujuh kali selama total 69 menit dan tanpa mencetak gol. Klub tersebut pun akhirnya terdegradasi ke liga regional, sehingga musim itu dinilai kurang berhasil bagi sang veteran.
Kepindahan ke Fukushima United membuka peluang bagi Miura untuk kembali tampil di struktur utama J.League setelah absen hampir lima tahun dari tiga kasta teratas sepak bola Jepang. Klub barunya sendiri finis di posisi ke-10 dari 20 tim pada musim lalu dan berharap pengalaman panjang Miura dapat membantu meningkatkan performa tim pada paruh pertama musim mendatang.Di level internasional, Miura mencatatkan 55 gol dari 89 penampilan bersama tim nasional Jepang sebelum pensiun pada tahun 2000. Kariernya di timnas juga diwarnai kontroversi ketika ia tidak masuk dalam skuad Jepang untuk Piala Dunia 1998, meskipun saat itu menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di negaranya.Meski demikian, semangat Miura belum surut. Ia sebelumnya menyatakan keinginannya untuk terus bermain secara profesional hingga usia 60 tahun. Kepindahannya ke Fukushima United menjadi bukti nyata dari tekad tersebut, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai pesepak bola tertua di dunia yang masih aktif berkompetisi di level profesional.