​Bank Indonesia Bengkulu Siap Tanggung Ongkos Kirim Pangan

KBRN, BENGKULU: Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu menawarkan solusi konkret untuk menekan inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). BI menyatakan kesiapannya memfasilitasi atau menyubsidi ongkos angkut bagi pemerintah daerah yang mendatangkan pasokan pangan dari luar provinsi.

​Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, usai menghadiri High Level Meeting TPID di Hotel Grage Horizon.

​"Kami menawarkan fasilitas kepada pemerintah daerah. Jika mereka mengefektifkan pembelian dari daerah sentra produksi lain, termasuk dari Jawa, BI bisa memfasilitasi ongkos kirimnya. Misalnya butuh biaya kirim Rp 5 juta, itu bisa kami bantu," ujar Wahyu.

​Langkah ini diambil mengingat risiko inflasi akhir tahun yang kerap dipicu oleh kenaikan harga komoditas volatile food seperti cabai dan bawang merah, ditambah faktor cuaca hujan tinggi yang mengganggu distribusi.

​Terkait kondisi saat ini, Wahyu menjelaskan bahwa inflasi Bengkulu berada di angka 2,6 persen (yoy). Angka ini dinilai sangat ideal karena masih berada dalam rentang target nasional 2,5 plus minus satu persen.

​"Angka 2,6 persen itu sebetulnya angka yang ideal. Inflasi tidak boleh terlalu rendah karena produsen harus dijaga semangat produksinya, tapi juga tidak boleh terlalu tinggi agar daya beli konsumen terjaga," jelasnya.

​Menanggapi keluhan para Bupati terkait mahalnya pakan ternak, Wahyu mengungkapkan bahwa BI terus mendorong masuknya investor ke Bengkulu lewat Forum Investasi (RIRU).

​Ia mencontohkan keberhasilan investasi di Bengkulu Utara yang telah memiliki pabrik pakan ikan dan tambak udang vaname. Potensi serupa sangat mungkin dikembangkan untuk pakan ternak ayam karena ketersediaan bahan baku jagung yang melimpah di Bengkulu.

​"Sumber dayanya ada, jagungnya ada. Nanti kita terus dorong lewat forum investasi agar investor luar atau investor lokal bisa menanamkan modalnya di sektor ini," pungkas Wahyu.


Rekomendasi Berita