‎Komisi VII DPR RI Kunjungi UMKM Palangka Raya

‎KBRN, Palangka Raya : Komisi VII DPR RI menggelar kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya. Sejumlah legislator dari Jakarta ini mengunjungi galeri UMKM kerajinan rotan Indang Apang di Jalan Tjilik Riwut Km 7,5 Palangka Raya.

‎Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyebut UMKM dan Ekonomi Kreatif, merupakan mitra kerja dari Komisi VII.  Sehingga dalam kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah tersebut, sekaligus menggelar rapat bersama Gubernur Kalimantan Tengah beserta jajaran, terkait kemajuan UMKM dan Ekonomi Kreatif yang ada di Kalimantan Tengah.

‎Kemudian lanjut Evita, setelah menggelar rapat, pihaknya melakukan peninjauan lapangan ke salah satu galeri UMKM kerajinan rotan Indang Apang untuk melihat langsung pengolahan serta penjualan dan pemasaran produk tersebut.

‎"Dan saya lihat sudah halus buatannya ya. Berarti kita memiliki potensi untuk tradisional UMKM kita di anyaman rotan ini dan kami berharap juga ada pariwisata yang hadir. Itu juga ketika ada pameran-pameran di luar negeri. Produk-produk kita ini yang memang memiliki potensi ini bisa dipasarkan. Pameran-pameran, baik di dalam negeri maupun di luar negeri," katanya usai melihat langsung hasil kerajinan rotan berupa tas dan juga sepatu.

‎Evita Nursanty menambahkan, dengan hadil produk seperti ini, UMKM di Kalteng seharusnya bisa berbicara lebih banyak di internasional, namun para pelaku usaha meminta untuk diadakan pelatihan rutin agar produk mereka bisa lebih berkembang dan yang paling penting, yakni diberi arahan dalam hal pemasaran.

‎"Memang yang diperlukan oleh mereka itu adalah pelatihan-pelatihan. Jadi dari pusat,  apakah itu Kementerian Pariwisata, Ekonomi Kreatif, UMKM, ‎program-program yang ada itu bisa diturunkan di Kalimantan Tengah untuk pelatihan-pelatihan dan pendampingan," ucapnya.

‎Sementara itu, Deputi Bidang Kreatifitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif, Yuke Sri Rahayu, menyebut peran media sangat penting dalam memperkenalkan serta menyebarluaskan informasi terkait produk unggulan UMKM daerah.

‎Yuke menjelaskan, kementerian harus berkolaborasi heksahelik untuk bisa menguatkan ekosistem ekonomi kreatif termasuk kita, salah satunya di Kalimantan Tengah yakni kerajinan anyaman rotan.

‎"Nah salah satu unsur heksahelik adalah media. Media harus membantu mempublikasikan, mempromosikan produk-produk dalam negeri atau daerah agar bukan sekadar wawancara selesai,  tapi dipromosikan juga, buatkan narasi yang bagus dan akhirnya memberikan value edit yang baik, kemudian memunculkan brand-brand karya lokal itu, sehingga orang Indonesia sendiri, masyarakat Indonesia sendiri, bangga menggunakan produk lokal. Jadi itu harus didorong, sehingga benar-benar membeli dan bangga buatan Indonesia," ucapnya Selasa (16/12/2025).

Rekomendasi Berita