KBRN, Lhokseumawe : isu anak muda Aceh mulai lupa sama adat dan budayanya sendiri lagi hangat banget dibahas nih! Ini bukan masalah sepele, lho. Soalnya, kalau generasi sekarang ogah tahu, kekayaan tradisi kita bisa-bisa hilang ditelan zaman. Makanya, masalah serius ini diangkat tuntas dalam program kece SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2).
Topik “Generasi Muda Mulai Lupa Adat dan Budaya Aceh, Gimana Nih Guys?” ini penting banget buat kita renungkan. Banyak yang bilang, gadget dan internet bikin kita jadi lebih tertarik sama budaya luar. Akibatnya, bahasa daerah, tarian, sampai tata krama khas Aceh jadi terasa asing. Itu dia kenapa program SPADA hadir, buat mengajak kita semua, terutama anak-anak muda, buat sadar dan cari jalan keluarnya bareng-bareng.
Para penggiat budaya sepakat, kunci buat narik minat anak muda itu adalah inovasi. Belajar adat jangan cuma di kelas yang kaku. Kita harus bawa nilai-nilai budaya ini ke dunia mereka, misalnya lewat challenge TikTok, konten YouTube, atau podcast yang seru. Intinya, bikin budaya lokal itu jadi sesuatu yang keren dan relevan.
Ini adalah tanggung jawab kita bareng-bareng, Bukan cuma tugas tokoh adat. Dengan dukungan dari lembaga terkait, kita bisa banget bikin budaya Aceh tetap hits dan diwariskan dengan cara yang asyik. diskusi ini diharapkan jadi trigger kesadaran kolektif. Jangan sampai budaya kita cuma tinggal cerita.