Lifestyle Kontras Generasi Muda

KBRN, Lhokseumawe : Program talk show populer SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2) di RRI Pro 2 Lhokseumawe FM 95.2 MHz baru-baru ini menggelar diskusi yang sangat relate dengan anak muda, menyoroti dua fenomena yang saling bertolak belakang: memudarnya minat pada adat Aceh dan tingginya animo terhadap jajanan global.

​Program ini secara khusus membahas tema "Generasi Muda Mulai Lupa Adat dan Budaya Aceh, Gimana Nih Guys?". Para pengamat budaya prihatin karena gadget dan arus informasi deras membuat warisan lokal terpinggirkan. Hal ini kontras dengan topik lain yang diangkat, yaitu "Jajanan Populer Yang di Gemari Gen Z". Mulai dari burger hingga donat, Gen Z terbukti sangat adaptif terhadap tren kuliner global.

​Menanggapi dilema ini, kesimpulan yang muncul dalam program SPADA adalah perlunya rebranding budaya. Budaya Aceh harus dikemas ulang agar sama menariknya dengan jajanan atau konten viral yang mereka konsumsi. Solusinya, budaya perlu diintegrasikan ke platform digital yang diminati anak muda.

​Diskusi ini bertujuan memicu kesadaran kolektif. RRI Pro 2 Lhokseumawe mendorong semua pihak—mulai dari keluarga, sekolah, hingga komunitas—untuk berkolaborasi agar nilai-nilai adat kembali nyambung dengan gaya hidup Gen Z. Jangan sampai deh anak muda lebih fasih soal fast food ketimbang tradisi sendiri! sinergi antara tradisi dan tren digital adalah kunci keberhasilan pelestarian budaya ke depan.

Rekomendasi Berita