KBRN, Semarang: Yayasan Wakaf Wahyu Alam Rahardja bekerja sama dengan Immoderma Semarang menggelar Imtihan TPQ Khairunnisa sebagai upaya mendukung pendidikan Al-Qur'an. Acara berlangsung di Fun & Play Playground Louis Kienne Pemuda.
Kegiatan Imtihan diikuti oleh lebih dari 50 santri dan santriwati TPQ Khairunnisa, dengan dukungan sekitar 100 orang tua dan pendamping. Ajang ini menjadi momen penting sebagai bentuk evaluasi pembelajaran sekaligus perayaan atas proses belajar Al-Qur'an yang telah dijalani para santri.
Dalam rangkaian acara, para santri menampilkan hafalan Al-Qur'an, doa-doa harian, bacaan tartil, serta pertunjukan islami yang mencerminkan nilai-nilai akhlak Qurani. Setiap penampilan menunjukkan perkembangan kemampuan serta kepercayaan diri anak-anak dalam mencintai dan mengamalkan Al-Qur'an sejak usia dini.

“Imtihan ini bukan sekadar ujian, tetapi perayaan atas tumbuhnya kecintaan anak-anak terhadap Alquran. Kami ingin membentuk generasi yang kuat ilmunya, lembut hatinya, dan baik akhlaknya,” kata Wahyu Alam Rahardja, perwakilan Yayasan Wakaf dalam rilis pers, Selasa (16/12/2025).
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada santri berprestasi untuk memotivasi mereka. Tujuannya agar terus semangat belajar dan berkembang menjadi generasi shalih dan shalihah.
Usai rangkaian imtihan, seluruh santri mendapatkan kesempatan bermain bebas di area Fun & Play Playground. Seluruh fasilitas kegiatan, mulai dari wahana bermain, konsumsi, hingga kebutuhan acara disediakan secara gratis.

Di sisi lain, Immoderma Semarang mendukung penuh acara tersebut sebagai orang tua asuh melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Founder Immoderma Semarang, dr. Ayuningtyas Utami, M.Biomed menyampaikan, kecantikan sejati berawal dari hati yang bersih dan akhlak yang baik.
“Bagi kami, kecantikan tidak hanya soal perawatan fisik, tetapi bagaimana hati terhubung dengan nilai-nilai Al-Qur'an. Anak-anak ini adalah cahaya masa depan yang perlu kita jaga bersama,” katanya.
Imtihan TPQ Khairunnisa menjadi bukti nyata kolaborasi antara lembaga pendidikan, yayasan sosial, dan dunia usaha dalam mendukung pendidikan Al-Qur'an gratis dan berkualitas. "Dari wilayah Karanganyar Gunung, Candisari, Semarang, diharapkan akan tumbuh generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat," katanya.