Dampak Minum Minuman Isotonik Setiap Habis Berolahraga

KBRN, Pontianak: Setelah berolahraga, tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit melalui keringat. Untuk menggantinya, sebagian orang memilih minuman isotonik sebagai solusi cepat mengembalikan energi dan kesegaran. Minuman ini memang dirancang untuk membantu rehidrasi dan memulihkan kondisi tubuh, namun benarkah aman dan perlu dikonsumsi setiap kali selesai berolahraga.

Berikut penjelasan mengenai dampak minum minuman isotonik setiap habis berolahraga, baik dari sisi manfaat maupun risikonya:

 

1.  Dampak Positif (Manfaat)

Jika dikonsumsi dengan benar dan sesuai kebutuhan, minuman isotonik bisa memberikan manfaat berikut:

-  Mengembalikan Elektrolit yang Hilang

Keringat mengandung elektrolit penting seperti natrium, kalium, dan magnesium. Minuman isotonik membantu menggantinya dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

- Rehidrasi Lebih Cepat

Karena komposisinya mirip cairan tubuh, minuman isotonik diserap lebih cepat dibanding air putih, sehingga efektif mencegah dehidrasi.

-  Memulihkan Energi

Kandungan glukosa atau karbohidrat sederhana di dalamnya bisa membantu mengisi kembali energi yang hilang saat berolahraga, terutama olahraga berat atau berdurasi lama.

 

2. Dampak Negatif (Jika Dikonsumsi Terlalu Sering atau Tidak Tepat)

-  Tinggi Gula

Banyak minuman isotonik mengandung gula cukup tinggi. Jika diminum terlalu sering, bisa meningkatkan risiko kegemukan, diabetes tipe 2, atau gangguan metabolik lainnya.

-  Asupan Natrium Berlebih

Kandungan garam (natrium) yang tinggi, jika dikonsumsi tanpa aktivitas fisik yang sepadan, bisa memicu tekanan darah tinggi atau masalah ginjal.

-   Tidak Diperlukan untuk Aktivitas Ringan

Jika hanya berolahraga ringan seperti jalan santai, cukup minum air putih. Minuman isotonik justru bisa menambah kalori yang tidak dibutuhkan.

 

Minuman isotonik bermanfaat untuk olahraga berat, intens, atau berdurasi panjang seperti lari jarak jauh, bersepeda, atau bermain sepak bola. Namun, untuk olahraga ringan atau berdurasi pendek, air putih sudah cukup. Konsumsi secara bijak merupakan kunci, jangan sampai niat sehat malah berujung masalah kesehatan baru.


Baca juga: Es Limau Madu, Tawarkan Sensasi Minuman Segar Baru

Rekomendasi Berita