KBRN, Yogyakarta: Shakey merupakan band asal Yogyakarta yang terbentuk pada 5 Maret 2000. Sejak awal kemunculannya, band ini telah menapaki perjalanan musik yang panjang dan konsisten. Dalam perjalanannya, Shakey merilis dua album kompilasi, salah satunya membawa nama mereka dikenal secara nasional melalui lagu “Miliki Aku” yang tergabung dalam album kompilasi Indie Ten 2 pada tahun 2002.
Kesuksesan tersebut menjadi pijakan penting bagi Shakey untuk terus berkarya. Pada tahun 2004 dan 2008, band ini merilis dua album penuh dalam format kaset dan CD. Seiring berjalannya waktu, Shakey kini hadir dengan format ketiga yang beranggotakan empat personel, yakni Dinno (vokal), Opik (bass), Dionn (keyboard), dan Andrie (drum).
Dalam rilis yang diterima RRI, Senin (15/12/2025), disenutkan bahwa memasuki usia 25 tahun berkarya, Shakey kembali menyapa para penggemarnya dengan merilis single terbaru berjudul “Yang Ada Padamu”. Lagu ini menjadi jawaban atas kerinduan penggemar yang telah lama menantikan karya terbaru mereka. Dalam single ini, Shakey tetap mempertahankan karakter dan warna musik yang telah melekat sejak awal kemunculannya.
Ciri khas timbre vokal Dinno tetap menjadi identitas kuat dalam “Yang Ada Padamu”. Balutan nuansa pop-rock dengan distorsi gitar dan ketukan drum yang rapat menghadirkan atmosfer khas Shakey era awal 2000-an, namun tetap terasa relevan dengan pendengar masa kini.
Di tahun 2025, Shakey juga merilis kembali album-album terdahulu mereka melalui berbagai platform musik digital. Langkah ini menjadi angin segar sekaligus semangat baru bagi band tersebut untuk kembali aktif berkarya dan menjangkau pendengar lintas generasi.
Dinno, selain sebagai vokalis Shakey, dikenal sebagai penulis lagu yang telah menciptakan karya untuk sejumlah musisi ternama seperti Rossa, Rio Febrian, dan Nagita Slavina. Ia juga dipercaya memproduseri lagu-lagu dari Anneth, Armand Maulana, Ruth Sahanaya, serta sejumlah musisi lainnya. Sementara itu, Opik sebagai bassis juga aktif bermusik bersama band Seventeen, Armada, dan banyak musisi Tanah Air lainnya.
Single “Yang Ada Padamu” menjadi rilisan perdana Shakey dalam momentum kebangkitan mereka. Lagu ini diproduseri oleh Sasi Kirono, sosok produser yang dipilih karena rekam jejaknya dalam menggarap karya musisi Yogyakarta, termasuk Putri Ariani. Single ini mengisahkan tentang perasaan kagum seseorang terhadap sosok yang dicintainya. Meski belum dapat memilikinya, terselip keyakinan dalam hati bahwa suatu saat cinta tersebut akan terbalas.
Dalam perilisan single ini, Shakey memusatkan promosi melalui radio. Bagi Shakey, radio memiliki peran penting dalam perjalanan karier mereka. Sejak awal, radio menjadi medium pertama yang memperkenalkan karya mereka ke publik. Karena itulah, radio dianggap sebagai partner bermakna yang tumbuh dan membersamai Shakey sepanjang perjalanan musiknya.