Pedagang UMKM Berharap Berkah di Malam Tahun Baru

KBRN, Jakarta: Pedagang UMKM memanfaatkan perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta Timur sebagai momentum meningkatkan penjualan dan eksposur produk. Sejak pagi, pedagang mulai berjualan di kawasan Jakarta International Velodrome, di tengah persiapan panggung hiburan dan cek sound musisi.

Salah satunya adalah Fitriana, pedagang aneka dimsum yang berharap perayaan malam Tahun Baru 2026 dapat mendongkrak penjualan sekaligus memperluas pasar produknya. Ia mulai berjualan di area UMKM yang disediakan panitia sejak pukul 09.00 WIB.

“Saya jualan dimsum saja kebetulan, ada dimsum mentai, dimsum chili oil, sampai saus tartar. Harganya kisaran lima belas ribu sampai tiga puluh ribu rupiah, dan ini sudah bersertifikat BPOM serta halal,” ujar Fitriana, Rabu (31/12/2025).

Menurut Fitriana, meski acara puncak baru dimulai sore hingga malam hari, aktivitas jual beli sudah terasa sejak pagi. “Acara tahun barunya memang baru mulai nanti sore, tapi untuk stan bazarnya kami sudah diminta loading dari jam sembilan pagi dan sudah ada juga yang membeli,” katanya.

Fitriana berharap pengunjung yang datang tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga meluangkan waktu untuk mendukung produk lokal. Ia juga menyampaikan harapan lebih luas sebagai pelaku usaha menyambut tahun baru.

“Mudah-mudahan yang hadir di sini mengunjungi stant-stant UMKM, karena sambil menonton acara tahun baru, bisa juga ngemil produk UMKM. Dan tahun depan, semoga semakin banyak lokasi kuliner yang disediakan khusus untuk produk UMKM,” ujar Fitriana.

Suasana persiapan di panggung utama perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur pada Rabu (31/12/2025). (Foto: RRI/Setyo Agung)

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi Rabu (31/12/2025) siang, persiapan perayaan malam Tahun Baru terus dimatangkan. Sejumlah musisi yang dijadwalkan tampil terlihat melakukan cek sound di panggung utama, sementara kru teknis sibuk menyiapkan tata suara, pencahayaan, dan peralatan pendukung lainnya.

Petugas kebersihan juga membersihkan dan mengeringkan area plaza setelah hujan yang turun sejak pagi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung yang diperkirakan mulai berdatangan sore hari.

Perayaan malam Tahun Baru di kawasan Velodrome Rawamangun mengusung konsep doa bersama, donasi kemanusiaan, dan panggung hiburan tanpa pesta kembang api. Pemerintah Kota Jakarta Timur meniadakan kembang api sebagai bentuk empati terhadap warga terdampak bencana di sejumlah wilayah.

Selain hiburan, panitia menyiapkan berbagai kegiatan sosial dan keluarga, seperti pengobatan alternatif gratis, tebus murah sembako, serta lomba mewarnai untuk anak-anak. Rangkaian acara dijadwalkan dimulai selepas waktu Asar atau sekitar pukul 15.30 WIB.

Panitia juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar kawasan Velodrome meski jumlahnya terbatas. Masyarakat diimbau memanfaatkan transportasi umum seperti TransJakarta BRT dan non-BRT, Mikrotrans, maupun LRT Jakarta.

Rekomendasi Berita