Isra Mikraj: Teladan Iman, Akhlak, dan Tradisi
- by Admin Pusat Test
- Editor Md Hugo Lidero
- 17 Jan 2026
- Pusat Pemberitaan
Masyarakat Aceh tetap antusias menggelar peringatan Isra Mikraj dengan rangkaian tausiah, zikir, dan salat berjemaah. Sebelumnya, wilayah tersebut sempat dilanda banjir bandang yang merusak masjid, rumah, hingga permukiman warga.
Sekretaris Jenderal Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Ustadz Gunawan, mengatakan masyarakat bergotong royong membersihkan sejumlah masjid untuk dapat melaksanakan salat. "Semua rakyat berbondong-bondong walaupun mungkin ada beberapa tempat yang belum bisa digunakan untuk sholat berjamaah," kata Ustadz Gunawan dalam wawancara bersama Pro3 RRI di Jakarta, Jumat, 16 Januari 2026.
Imbas bencana banjir yang melanda wilayah Aceh dan sekitarnya sedikit membuat perayaan Isra Mikraj berbeda dari tahun sebelumnya. Namun demikian, ia tetap optimis, musibah ini dapat dilalui bersama.
Ia pun memaknai perayaan Isra Mikraj sebagai bentuk kepercayaan manusia atas kebesaran Allah SWT. Salah satunya dengan mempercayai kuasa besar Allah SWT untuk memulihkan kondisi pascabanjir di Aceh dan Sumatra.
"Setelah berduka terkena bencana, kita tahu, Allah justru yang paling dekat. Karena Isra Mikraj telah janji bahwa setiap luka akan memiliki jalan cahaya," ujarnya.
Semangat kebersamaan dan iman yang kuat ini selaras dengan nilai yang disampaikan MUI. Kesadaran spiritual ini kemudian mengalir ke penguatan ibadah, seperti yang diterapkan di Pondok Pesantren Annur Bekasi.
|
Selanjutnya,
Memperbaiki Sholat Sebagai Hikmah Isra Mikraj
|