Pelni Fakfak Tekankan Ketertiban Penumpang Jelang Libur Nataru

KBRN, Fakfak : Menjelang libur panjang Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Pelni Cabang Fakfak, Papua Barat, menekankan pentingnya ketertiban dan keselamatan penumpang dalam menghadapi potensi lonjakan arus mudik laut. Langkah antisipasi terus dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman selama musim libur Nataru.

Kepala PT Pelni Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, mengingatkan seluruh calon penumpang agar mematuhi aturan yang berlaku, baik saat berada di area pelabuhan maupun selama pelayaran. Menurutnya, kepatuhan terhadap tata tertib menjadi kunci utama dalam menjaga kenyamanan bersama, terutama di tengah meningkatnya jumlah penumpang.

Agus menjelaskan, salah satu bentuk antisipasi yang ditekankan Pelni adalah pembelian tiket secara resmi dan lebih awal. Hal ini tidak hanya menjamin kepastian tempat duduk, tetapi juga membantu pengelola dalam mengatur kapasitas penumpang agar sesuai dengan standar keselamatan kapal.

“Memasuki musim liburan tentu banyak orang yang ingin berangkat. Makanya harus dipersiapkan dari sekarang, termasuk membeli tiket melalui jalur resmi,” ujar Agus. Ia menambahkan, penundaan pembelian tiket sering kali menjadi penyebab utama penumpang kesulitan mendapatkan tempat.

Selain itu, Pelni Fakfak juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya praktik percaloan tiket yang kerap muncul menjelang musim liburan. Agus mengakui, meski sudah ada sistem resmi, oknum calo masih memanfaatkan tingginya kebutuhan masyarakat akan transportasi laut.

Ia menegaskan, penggunaan aplikasi resmi Pelni menjadi solusi yang aman dan mudah bagi masyarakat untuk menghindari penipuan. Dengan sistem digital tersebut, penumpang dapat memilih jadwal, kelas, hingga fasilitas kapal secara transparan tanpa risiko kerugian.

“Kami berharap pelayanan Pelni bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Nataru tahun ini. Kepatuhan aturan dan pembelian tiket resmi adalah bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan perjalanan yang tertib dan selamat,” tutup Agus Zuldi Hermawan.

Rekomendasi Berita