Enam SPPG di Gunungkidul Berhenti Beroperasional, Ini Alasannya
- by Saka
- 17 Des 2025
KBRN, Gunungkidul: Sedikitnya terdapat enam titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Gunungkidul yang saat ini tutup sementara. Keenam dapur tersebut tutup sementara lantaran kendala administrasi dalam proses pencairan anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN)
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan mengatakan, keenam SPPG di Gunungkidul berhenti beroperasional secara bertahap.
“Untuk SPPG yang beroperasi sampai Desember ini ada 45 dapur. Satu dapur yang ditutup itu di Planjan Saptosari yang permasalahan indikasi keracunan kemudian enam tutup sementara karena ada kendala administrasi,” ujar Roni, Selasa (16/12/2025) kemarin.
Ia menyebut terdapat kendala perbaikan administrasi yang sifatnya hanya sementara. Jika nanti kendala tersebut terurai dapur-dapur gizi tersebut akan kembali beroperasi.
“Harapan kami kedepan dapur semakin dapat beroperasi dengan baik, baik dari kualitas menu maupun pelayanannya,” kata Dandim 0730/Gunungkidul.
Adapun keenam SPPG yang berhenti beroperasi sementara yaitu SPPG Gunungkidul Playen Logandeng berhenti beroperasi Senin (15/12/2025), SPPG Kemadang Tanjungsari berhenti beroperasi Rabu (17/12/2025), SPPG Semanu Pacarejo berhenti beroperasi pada Sabtu (20/12/2025) mendatang.
Kemudian ada SPPG Wonosari Kepek 2 berhenti beroperasi Rabu (17/12/2025), SPPG Gunungkidul Ponjong Sumbergiri 1 berhenti beroperasi Rabu (17/12/2025), dan SPPG Gunungkidul Gedangsari Hargomulyo berhenti beroperasi Rabu (17/12/2025) hari ini. (ulfah/rini)