Mengenal Perbedaan Monoshock dan Dualshock Untuk Motor
- by Fazlurrahman B. Soleman
- Editor Thuraiqiyyah Syamsudin
- 24 Des 2025
- Ternate
KBRN, Ternate: Shockbreaker merupakan salah satu komponen yang bukan hanya penting bagi motor, shockbreaker juga membantu memberikan kenyamanan motor saat berkendara.
Shockbreaker, mampu memberikan kenyamanan, khususnya bagi motor dalam medan yang kurang bersahabat, atau sekedar memberikan kenyamanan saat berkendaraan harian di tengah kota.
Kenyamanan ini juga bisa dipastikan dengan memilih tipe shockbreaker yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan atau kenyamanan masing-masing.
Berdasarkan jenisnya sendiri, shockbreaker terbagi menjadi dua, yaitu monoshock dan dualshock (twin-shock) yang memiliki perbedaan, serta keunggulan masing-masing.
Monoschok menggunakan 1 peredam (shockbreaker) yang bisa ditempatkan ditengah ataupun disamping, monoshock sendiri cukup familiar dengan tipe motor sport.
Kelebihan dari monoshock sendiri, stabil saat tikungan, handling yang lebih baik, lincah, dan ayunan yang lebih panjang,
sedangkan kekurangannya kurang efektif untuk menopang beban terlalu berat, biaya perawatan yang mahal, dan masa pakai yang lebih pendek.
Dualschok atau twin-shock memiliki dua peredam kejut (shockbreaker) yang ditempatkan pada bagian samping kiri-kanan motor.
Kelebihan dualshock, lebih kuat dalam menahan beban berat, lebih terasa empuk, penggunaan yang awet, dan nyaman untuk penggunaan harian.
Kekurangan dari dualshock sendiri, kurang stabil saat manuver tajam seperti saat di tikungan, dan terasa lebih kaku saat mencoba bermanuver dengan cepat.