Polrestabes Surabaya Kembalikan Motor Curian Melalui “Bazar Ranmor”
- by Fais Putra
- Editor Ermina Jaen
- 18 Jan 2026
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Polrestabes Surabaya berkomitmen kembalikan hak masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor. Melalui program bertajuk “Bazar Ranmor”, sekitar 800 unit sepeda motor hasil pengungkapan kasus curanmor dipastikan akan dikembalikan kepada para pemiliknya.
Pengembalian seluruh sepeda motor hasil pengungkapan akan dilakukan di Mapolrestabes Surabaya dalam dua tahap. Tahap pertama digelar pada 21 hingga 23 Januari, kemudian dilanjutkan tahap kedua pada 26 hingga 30 Januari.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan dalam rilisnya Sabtu (17/1/2026) mengumumkan kepada masyarakat yang mengalami pencurian motor beberapa waktu terakhir untuk bisa datang ke Polrestabes Surabaya.
“Silakan pemilik datang sendiri, bawa dokumennya. Kendaraan akan kami kembalikan tanpa biaya dan tanpa melalui perantara,” ujar Kombes Pol Luthfie.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar motor hasil curian telah mengalami penggantian nomor polisi oleh pelaku kejahatan. Oleh karena itu, kecocokan akan dilakukan sesuai nomor mesin dan nomor rangka.
“Banyak plat yang sudah diganti. Jadi identifikasi kami lakukan lewat nomor mesin dan nomor rangka hingga akhirnya diketahui siapa pemiliknya,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil penelusuran mengungkap bahwa tidak semua kendaraan berasal dari Surabaya, bahkan, terdapat salah satu kendaraan berasal dari wilayah Banten. Fakta tersebut menjadi suatu bukti bahwa pencurian dapat terjadi lintas daerah.
Pihak Polrestabes Surabaya telah mengantisipasi jika tidak semua korban pencurian mengingat detail nomor kendaraan mereka. Kondisi tersebut menjadi alasan utama digelarnya sistem bazar terbuka.
“Tidak semua orang hafal nomor polisinya. Jadi kami umumkan juga sesuai pemiliknya agar mudah dicocokkan,” ucap Kombes Luthfie.
Pogram tersebut selain diharapkan mengembalikan kendaraan milik warga, juga memulihkan rasa aman masyarakat Surabaya. Sebab selama ini resah oleh maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor di berbagai wilayah Kota Pahlawan.