Pukis Bunda Sari, Usaha Rumahan dari Panjang Jiwo

KBRN, Surabaya: Berawal dari hobi mencoba membuat kue pukis di rumah lalu dibagikan kepada tetangga, Lailatus Syarifah kini menekuni usaha Kue Pukis Bunda Sari sejak tahun 2021. Usaha rumahan tersebut berlokasi di kawasan Panjang Jiwo, Surabaya, dan berada di bawah naungan UMKM Tenggilis Mejoyo.


Ia mengatakan, pukis menjadi pilihan usahanya karena banyak yang menyukai rasa buatannya. Keunggulan utama pukis produksi Bunda Sari terletak pada adonan yang lebih empuk dan tidak mudah basi. Hal itu karena proses memasaknya menggunakan santan yang ditanak dengan baik. “Yang membedakan dengan pukis lain, adonan saya lebih empuk dan tahan lebih lama. Karena santannya benar-benar dimasak, bukan asal campur,” ujarnya. Minggu, (11/1/2026).


Saat ini, Pukis Bunda Sari menghadirkan dua varian rasa, yakni original dan pandan. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, yakni Rp2.000 per biji, serta Rp6.000 untuk kemasan isi lima. Namun demikian, dalam perjalanannya Lailatus mengaku menghadapi sejumlah kendala, salah satunya saat harga telur mengalami kenaikan, yang berdampak langsung pada margin keuntungan.


“Kalau harga telur naik, jelas keuntungan jadi tertekan. Tapi saya tetap tidak mengurangi komposisi adonan, karena kualitas harus dijaga,” tegasnya.


Pada awal merintis usaha, produksi pukis dilakukan setiap hari. Namun pada tahun 2023, Lailatus sempat mengalami sakit sehingga sistem produksi diubah menjadi made by order atau berdasarkan pesanan.“Sekarang saya produksi kalau ada pesanan saja. Alhamdulillah masih banyak pelanggan setia,” katanya.


Mayoritas pemesan berasal dari Kecamatan Tenggilis Mejoyo, serta beberapa wilayah lain seperti Wonocolo, Surabaya. Untuk melayani pelanggan, ia juga menerapkan sistem antar langsung ke konsumen. Selain itu, pukis buatannya kerap dititipkan di lapak UMKM Tenggilis Mejoyo, serta menerima pesanan dalam jumlah besar untuk keperluan hajatan, arisan, dan kegiatan lainnya.


Dalam proses produksi, ia dibantu oleh anaknya. Ia berharap usaha yang dirintisnya dapat terus berjalan dan semakin dikenal masyarakat. “Harapan saya sederhana, semoga usaha ini lancar dan semakin banyak yang memesan pukis buatan saya,” pungkasnya.


Rekomendasi Berita