Anak Muda Merawat Bahasa Lewat Puisi

  • by
  • Editor Lalang Gumilang
  • 16 Jan 2026
  • Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Sastra sebagai kekayaan dalam berbahasa saat ini perlu dilestarikan dengan baik oleh anak muda. Andhika, siswa SMAN 1 Sungailiat merawat sastra lewat kecintaannya pada puisi.

Kecintaan Andhika dengan dunia literasi dan sastra bermula sejak kecil. Budaya membaca yang dibiasakan orang tuanya membuat Andhika menaruh hobi dalam dunia sastra.

Sejak SMP, Andhika sudah tertarik dengan dunia sastra. Ia mengawali dengan mengikuti lomba baca puisi mewakili kelasnya.

"Waktu SMA lanjut ikut lomba, terus saat sma melihat mulai kenal sama penulis puisi terkenal, salah satunya Sapardi Djoko Damono," ucap Andhika saat menjadi narasumber dalam program Aksi Anak Negeri di Pro 2 RRI Sungailiat Jumat, 16 Desember 2026.

Andhika mengaku agak sulit mengungkapkan perasaan. Melalui puisi, Ia berani mengungkapkan pikiran dan ekspresinya lewat kata-kata.

Bukan hal yang mudah dalam memainkan kata-kata puitis. Saat mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Andhika kesulitan mencari inspirasi dalam menulis puisi untuk dilombakan. Berkat bimbingan gurunya, Andhika bisa memilih tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Akhirnya ingat isu yang paling dekat dengan masyarakat Bangka yakni tambang," ujar Andhika.

Melalui puisi 'Mata Luka di Pulau Lada', Andhika berhasil meraih juara pertama dalam FLS3N Kabupaten Bangka 2025 Kategori Cipta Puisi. Sementara itu, Lina, Pendengar Pro 2 RRI Sungailiat melalui pesan singkat WhatsApp memuji anak muda yang sadar dalam melestarikan bahasa dan sastra.

"Keren anak muda punya kesadaran dalam bermain kata-kata puitis, karena biasanya anak muda banyak yang memandang sebelah mata," ungkap Lina.

Andhika menaruh harap agar anak muda punya kesadaran dan lebih melek dengan dunia bahasa dan sastra.

Rekomendasi Berita