KBRN, Sungailiat; UMKM pemula membutuhkan pendampingan untuk kelangsungan usahanya. Pendampingan kepada mereka di antaranya perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, hingga pemahaman legalitas usaha.
Kepala Bidang Pengembangan UKM, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Muslim El Hakim mengatakan pendampingan terhadap UMKM pemula menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.
"UMKM pemula diarahkan untuk memahami karakter pasar dan potensi lokal yang dapat menjadi keunggulan produk mereka," kata Muslim dalam Dialog Interaktif Mozaik Indonesia di Pro 1 RRI Sungailiat, Senin(15/12/2025).
Ia menjelaskan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara konsisten mendorong pembinaan berjenjang. Selain pembinaan dasar, aspek pemasaran juga menjadi fokus utama.
Menurutnya, UMKM pemula harus mulai dikenalkan dengan pemasaran digital agar produk lokal Bangka Belitung mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan berdaya saing. Pendampingan juga dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perbankan dan komunitas usaha.
"Sinergi ini diharapkan dapat memudahkan UMKM pemula dalam mengakses permodalan serta jejaring bisnis," kata Muslim.
Respon pendengar dari Bangka Panda, mengatakan pendampingan sangat dibutuhkan pelaku usaha yang baru memulai. Pendampingan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung.
"Banyak UMKM pemula bingung harus mulai dari mana, jadi pendampingan seperti ini sangat membantu,” ungkap Panda, yang diiyakan pendengar lainnya Muti.