Dapur Umum Dinsos Batang Layani Ribuan Korban Banjir
- by Pemkab Batang : Heri Kisyanto
- Editor Marnisa Nurdian Saritri
- 19 Jan 2026
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – Selama tiga hari beroperasi, Dapur Umum Dinas Sosial Batang telah mendistribusikan menu bagi 3.500 warga terdampak banjir pada sembilan titik di Kecamatan Batang. Seluruh logistik ditampung dan dimasak langsung oleh relawan dan didistribusikan tiap pukul 12.00 untuk menu makan siang dan 17.00 untuk makan malam.
Kepala Dinas Sosial(Dinsos) Batang, Wilopo memastikan relawan secara intensif melakukan penggantian varian olahan menu untuk menghindari kejenuhan. Selama tiga hari berturut-turut, para relawan bersinergi dengan anggota Polres Batang.
"Kami dibantu PMI dan rencananya akan datang bantuan logistik dari Bank Jateng untuk mencukupi kebutuhan pengungsi. Menu yang disajikan berganti-ganti, seperti nasi telur dadar tumis kacang panjang, di hari kedua, bihun dan hari ini ayam goreng," ujarnya saat ditemui di halaman Dinsos Batang, Senin, 19 Januari 2026.
Di hari pertama, tim Dinsos bersama Polres Batang mendistribusikan 2 ribu paket menu, yang disalurkan untuk menu santap siang dan petang. Namun, dikarenakan intensitas hujan yang cukup tinggi di hari kedua, jumlah menu meningkat menjadi 3.500 paket menu.
"Hari ini jumlah menu yang disalurkan masih sama, karena intensitas hujan mulai menurun. Wilayah yang jadi sasaran meliputi Karangasem Utara, Klidang Lor dan Wetan, Kalipucang Wetan, Kasepuhan, Watesalit dan sekitarnya," ujarnya.
Bersama para relawan, pihaknya masih rutin menyiapkan menu untuk disalurkan kepada terdampak banjir. "Kami menyesuaikan arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD), selama masih diperlukan para relawan dibantu Polres Batang masih menggelar dapur umum di sini," katanya.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Batang, Wawan Nurdiansyah menerangkan, intensitas hujan saat ini mulai menurun, terutama di sembilan titik terdampak banjir. Berdasarkan laporan dari perangkat desa setempat, sebagian warga juga sudah kembali ke kediamannya.
“Jumlah pengungsi mulai berkurang. Masih ada 4 dukuh yang sedikit ada genangan, tapi sudah tidak masuk rumah, di antaranya Sulur, Pabean, Karangsari dan Seturi," ujarnya.
Berdasarkan informasi dari BMKG, intensitas hujan mulai berkurang walaupun memang masih dapat terjadi dengan intensitas ringan. "Yang pasti pesan dari Kepala BMKG, masyarakat Batang harus tetap waspada sampai akhir Januari, dengan intensitas sedang," ucapnya.