Pantau Dampak Banjir, Bupati Jepara Pastikan Penanganan Cepat
- by Pemkab Jepara : Achmad Priyantomo
- Editor Marnisa Nurdian Saritri
- 13 Jan 2026
- Semarang
KBRN, Jepara: Bupati Jepara, Witiarso Utomo melakukan monitoring bencana alam di beberapa desa yang terdampak banjir dan kerusakan infrastruktur, Senin (12/1/2026). Ia didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jepara serta jajaran Kepala Dinas terkait.
Lokasi pertama yang ditinjau Bupati adalah Desa Ngetuk. Di lokasi ini, Bupati melihat kondisi jembatan penghubung Desa Ngetuk dengan Desa Karangnongko yang terputus akibat hanyut diterjang banjir.
Selanjutnya, Bupati Witiarso Utomo menuju Desa Kuanyar untuk meninjau tanggul jebol sepanjang 5 meter dengan tinggi 3 meter. Jebolnya tanggul mengakibatkan air meluap hingga merendam rumah warga.
Bupati menyampaikan, kondisi bencana alam yang terjadi saat ini bersifat sangat mendesak. Hal ini membutuhkan penanganan segera dari Pemerintah Kabupaten Jepara.
“Bencana ini sangat
urgent dan akan kita bantu dengan dana belanja tidak terduga (BTT). Mudah-mudahan setelah Lebaran nanti sudah bisa kita bangun kembali,” ujarnya.Ia menjelaskan, terdapat delapan kecamatan di Kabupaten Jepara yang terdampak bencana, dan saat ini kondisinya berangsur membaik. Adapun, dampak terparah terjadi di Desa Tempur.
“Untuk Desa Tempur, alhamdulillah semua logistik aman, listrik sudah menyala sejak tadi malam. Hari ini mulai dilakukan pembangunan badan jalan, jika cuaca mendukung sehingga alat berat bisa naik,” jelasnya.
Bupati juga menegaskan, sumber pendanaan untuk perbaikan infrastruktur dan penanganan pascabencana akan berasal dari berbagai pihak. “Sekali lagi, dana untuk memperbaiki ini semua bisa berasal dari BTT, CSR, dan masyarakat, semua akan kita kerahkan demi Jepara yang lebih baik,” ujarnya. (Diskominfo Jepara/MB)