Jejak Ketangguhan Zahara di Matras Taekwondo

KBRN, Sabang : Perjalanan seorang atlet muda sering dimulai dari langkah kecil yang penuh rasa ingin tahu. Begitu pula jejak Zahara Sumaya Shakira, remaja Sabang yang memahat prestasinya sejak usia tujuh tahun.

Zahara mengungkapkan bahwa ia mulai mengenal Taekwondo sejak duduk di bangku kelas satu SD. Dari latihan pertama itu, semangatnya tumbuh hingga mengantarnya ke berbagai arena kejuaraan di tingkat daerah.

“Dari kelas satu SD saya sudah ikut turnamen dan sejak itu semakin cinta dengan Taekwondo. Bagi saya olahraga ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi tentang menemukan jati diri,” tuturnya, Jumat (28/11/2025).

Prestasinya tersusun dari disiplin panjang, mulai dari dua podium di Banda Aceh hingga sederet kemenangan di Jurwil, Pangdam, Sekda, BTC, dan Popda. Setiap pengalaman menjadi pijakan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

“Tahun ini saya mewakili Aceh ke POPNAS di Jakarta dan berhasil meraih perunggu. Pencapaian itu sebagai dorongan baru untuk terus meningkatkan teknik dan mental bertanding,” tambahnya.

Zahara tumbuh dalam dukungan pelatih dan keluarganya yang selalu percaya pada potensinya. Dari ruang latihan sederhana hingga panggung nasional, ia melangkah tanpa ragu meski usianya masih begitu muda.

Kini siswi SMA Negeri 1 Sabang itu menatap mimpi yang lebih jauh, membidik event besar tingkat nasional berikutnya. Setiap tendangan baginya adalah janji bahwa kerja keras selalu menemukan jalannya menuju podium.

Rekomendasi Berita