Pemkab Padang Pariaman Data UMKM Pascabencana
- by Maulina
- Editor Bobby Febrianda
- 27 Des 2025
- Padang
KBRN, Padang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman melalui Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM masih melakukan pendataan lanjutan terhadap pelaku UMKM yang terdampak pascabencana banjir dan longsor. Pendataan dimaksud untuk memastikan tingkat kerugian masing-masing UMKM.
Sekretaris Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Padang Pariaman, Harmen Aminuddin, Sabtu (27/12/2025) mengatakan berdasar data sementara yang telah dihimpun, tercatat sekitar 161 unit kegiatan usaha yang terdampak pascabencana banjir dan longsor. Adapun klasifikasi kerusakan yang dialami diantaranya rusak ringan, sedang, hingga berat.
"Estimasi sementara nilai kerugian yang dialami para pelaku usaha pascabencana banjir dan longsor diperkirakan lebih kurang mencapai satu miliar rupiah. Sebab, dengan kejadian bencana yang terjadi aktivitas pelaku usaha mikut terganggu," kata Harmen.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi UMKM Kabupaten Padang Pariaman, Dolly Prihatin Rifala mengungkapkan para pelaku UMKM di Kabupaten Padang Pariaman mulai bangkit setelah terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak akhir November lalu. Sebab, sejak bencana terjadi hampir seluruh pelaku usaha tidak dapat menjalankan aktivitas yang membuat produksi serta pemasaran terhenti.
"Saat ini sebagian pelaku UMKM di Kabupaten Padang Pariaman telah kembali berproduksi berkat berbagai bentuk bantuan dari pemerintah. Bahkan, pemerintah daerah beberapa waktu lalu juga telah menjembatani pelaku UMKM hingga ke Komisi VII DPR RI dalam upaya membantu mendapatkan dukungan permodalan bagi mereka yang terdampak bencana," ujarnya.