Rewang, Tradisi Gotong Royong Yang Mengakar Hingga Kini

KBRN, Medan: Gotong royong merupakan tradisi yang lahir sejak masa nenek moyang kita dahulu. Saat ini gotong royong sudah mulai jarang terlihat khususnya di daerah perkotaan. Rewang adalah salah satu bentuk gotong royong yang ada di tengah masyarakat.

Kegiatan ini biasa dilaksanakan Ketika akan mengadakan hajatan, seperti pernikahan, khitanan, atau acara adat lainnya. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama warga untuk saling tolong menolong dan membantu.

Melalui kegiatan rewang, masyarakat tidak hanya berbagi tenaga, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan di tengah perubahan zaman.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), tradisi rewang termasuk dalam warisan budaya tak benda yang mencerminkan nilai gotong royong khas masyarakat Indonesia. Kemendikbud menyebutkan bahwa pelestarian tradisi seperti rewang penting dilakukan untuk menjaga identitas dan memperkuat ikatan sosial di tengah pengaruh budaya luar yang semakin kuat.

Tradisi ini menjadi salah satu wujud nyata bagaimana masyarakat Indonesia mempertahankan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat.

Juli, salah satu warga Desa Adil Makmur, Simalungun, mengatakan Rewang bukan hanya tentang membantu, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga.

“Kalau ada tetangga yang punya hajatan, kami semua datang untuk bantu. Macam – macam yang bisa dikerjakan ada yang masak, ada yang menyiapkan tempat, semua dilakukan bersama,” ucapnya.

Pak Syahrial, tokoh masyarakat di desa tersebut, mengatakan dirinya kerap menjadi koordinator kegiatan rewang. Menurutnya, inilah cara untuk menjaga silaturahmi.

“Kelihatannya sepele, tapi kalau tidak iklas pasti berat. Kalau ibu-ibu masak, bapak-bapak biasanya bantu angkat meja, tenda, pekerjaan beratlah,” katanya.


Gotong royong masih terus mengakar dan tidak lekang oleh waktu dalam kehidupan masyarakat. Di tengah modernisasi dan individualisme yang meningkat, pelestarian budaya gotong royong akan menjadi simbol kebersamaan yang masih terjaga ditengah masyarakat.

Gotong royong merupakan warisan budaya yang patut dipertahankan untuk generasi mendatang.

Rekomendasi Berita