Minyak Ikan Kaya Omega-3, Baik untuk Kesehatan

RRI.CO.ID, Manado - Minyak ikan dikenal luas sebagai salah satu sumber nutrisi penting yang memberikan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Minyak ini diekstraksi dari jaringan lemak ikan, terutama ikan laut seperti tuna, teri, mackerel, dan forel yang kaya akan asam lemak omega-3. Kandungan utama omega-3 dalam minyak ikan adalah

eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA), yang memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan jantung, otak, hingga sistem imun.

Berbeda dengan omega-3 yang berasal dari sumber nabati seperti

alpha-linolenic acid (ALA), EPA dan DHA terbukti memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal bagi tubuh. Oleh karena itu, minyak ikan banyak digunakan sebagai suplemen makanan maupun sebagai bahan tambahan dalam produk pangan tertentu.

Sebagaimana dikutip dari laman polri.go.id konsumsi minyak ikan secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah, mencegah penyumbatan pembuluh darah, serta mengurangi risiko penyakit jantung. Kadar trigliserida yang tinggi diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, sehingga mengonsumsi minyak ikan menjadi salah satu langkah pencegahan yang efektif.

Selain itu, kandungan omega-3 dalam minyak ikan juga berperan dalam menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan. Orang yang rutin mengonsumsi minyak ikan setidaknya dua kali dalam seminggu diketahui memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung serta tekanan darah yang lebih terkontrol.

Tak hanya bermanfaat bagi jantung, minyak ikan juga mendukung perkembangan dan fungsi otak. Kandungan DHA berperan penting dalam meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta kecerdasan. Asam lemak omega-3 juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer, salah satu jenis demensia yang memengaruhi kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan mengingat.

Manfaat lain dari minyak ikan adalah menjaga kesehatan mata. Kandungan DHA dan EPA diketahui dapat menurunkan risiko berbagai penyakit mata, termasuk gangguan penglihatan akibat penuaan. Selain itu, minyak ikan juga membantu memperkuat sistem imun sehingga tubuh lebih tahan terhadap berbagai penyakit.

Dalam menjaga kesehatan tulang dan sendi, minyak ikan juga memiliki peran penting. Asam lemak omega-3 diketahui dapat membantu mempertahankan kepadatan mineral tulang, khususnya di tulang belakang, serta menurunkan risiko patah tulang, terutama pada individu dengan risiko genetik tertentu. Bagi penderita osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, konsumsi omega-3 dapat membantu mengurangi nyeri sendi dan peradangan, bahkan mengurangi ketergantungan terhadap obat antiradang.

Minyak ikan juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Beberapa studi menunjukkan bahwa orang dengan depresi dan kecemasan cenderung memiliki kadar omega-3 yang rendah dalam darah. Oleh karena itu, konsumsi minyak ikan, terutama yang kaya EPA, diyakini dapat membantu mengurangi gejala depresi dan ansietas.

Bagi ibu hamil, minyak ikan sangat dianjurkan karena dapat membantu mengoptimalkan kesehatan kehamilan. Kandungan DHA dan EPA berperan dalam menurunkan risiko preeklamsia, persalinan prematur, serta meningkatkan berat badan lahir bayi. Selain itu, konsumsi omega-3 selama kehamilan dan menyusui juga dikaitkan dengan penurunan risiko alergi makanan pada anak di kemudian hari. Meski demikian, ibu hamil disarankan menghindari suplemen minyak ikan yang berasal dari hati ikan, seperti minyak ikan kod, karena kandungan retinol yang tinggi dapat membahayakan janin.

Manfaat minyak ikan juga dirasakan pada kesehatan kulit. Sifat antiradang dari omega-3 membantu mencegah dan mengurangi jerawat, menjaga kelembapan kulit, serta melindungi kulit dari kerusakan akibat peradangan jangka panjang.

Dengan beragam manfaat tersebut, minyak ikan dinilai aman dan bermanfaat untuk dikonsumsi oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga orang dewasa. Namun, konsumsi minyak ikan sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan dianjurkan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu. Minyak ikan pun kini menjadi salah satu pilihan suplemen yang banyak digunakan untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, mulai dari jantung, otak, tulang, hingga kesehatan mental dan kulit.

(Lidya Saweho)

Rekomendasi Berita