Film Andai Ibu Tak Menikah Jadi Sorotan

RRI.CO.ID, Malang - Film “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah” yang tayang di Netflix belakangan kembali ramai diperbincangkan publik. Bukan semata karena jalan ceritanya, tetapi karena film ini dianggap mampu merepresentasikan perasaan banyak orang yang tumbuh dalam dinamika keluarga yang kompleks.

Di media sosial, film ini menuai beragam komentar emosional dari penonton. Banyak yang mengaku merasa “terwakili” oleh sudut pandang anak yang disuguhkan dalam cerita. Salah satu penonton menuliskan,

“Film ini seperti menceritakan hidup saya. Banyak pertanyaan yang dulu nggak pernah berani saya ucapkan.”

Komentar serupa juga muncul dari warganet lain yang menilai film tersebut membuka kembali perasaan yang selama ini terpendam.

“Nontonnya pelan-pelan tapi rasanya berat. Bukan karena sedih berlebihan, tapi karena relate,” tulis seorang pengguna media sosial.

Alih-alih menyajikan konflik keluarga secara dramatis, film ini justru menghadirkan cerita yang tenang dan reflektif. Banyak penonton menilai pendekatan tersebut membuat pesan film terasa lebih jujur dan dekat dengan pengalaman pribadi, terutama bagi mereka yang pernah berada di posisi anak dalam konflik orang tua.

Tak sedikit pula yang menyebut film ini sebagai ruang healing. Penonton merasa diberi kesempatan untuk memahami kembali perasaan masa lalu, sekaligus menerima bahwa luka batin akibat konflik keluarga adalah hal yang nyata dan valid.

Melalui respons penonton yang luas dan emosional, “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah” membuktikan bahwa film dapat menjadi medium refleksi sosial. Lebih dari sekadar hiburan, film ini membuka ruang percakapan tentang keluarga, perasaan, dan pengalaman hidup yang sering kali sulit diungkapkan secara terbuka.

Rekomendasi Berita