RRI.CO.ID, Aceh Utara - Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Aceh Utara mencatat puluhan ribu pelaku usaha terdampak banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Akibat bencana tersebut, sebagian pelaku usaha terpaksa menghentikan sementara aktivitas usahanya.
Pengawas Koperasi dan UKM pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Aceh Utara, Saiful Yusuf, SP, menyampaikan bahwa banjir menyebabkan berbagai kendala serius bagi pelaku usaha, mulai dari kerusakan tempat usaha hingga kegagalan produksi.
“Banyak pelaku usaha yang untuk sementara tidak bisa menjalankan usahanya karena terdampak banjir. Kondisi ini menyebabkan mereka mengalami kegagalan usaha,” ujar Saiful Yusuf kepada RRI, Sabtu 17 Januari 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan data sementara yang dihimpun, jumlah pelaku usaha yang terdampak banjir mencapai hampir 40 ribu orang, bahkan lebih. Data tersebut diperoleh dari laporan kelurahan dan keuchik di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Menurut Saiful Yusuf, pendataan terhadap pelaku usaha terdampak masih terus dilakukan guna memastikan tingkat kerugian yang dialami serta kebutuhan yang paling mendesak bagi para pelaku UMKM.
Pemerintah daerah berharap hasil pendataan tersebut dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah-langkah penanganan dan pemulihan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM yang terdampak langsung oleh bencana banjir.
Selain itu, koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Utara.