InJourney Airports Bandara El Tari Matangkan Infrastruktur Internasional

RRI.CO.ID, Kupang: PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara El Tari Kupang menegaskan kesiapan infrastruktur dalam mendukung rencana reaktivasi Bandara El Tari sebagai bandara internasional. Kesiapan tersebut ditinjau langsung melalui kunjungan jajaran manajemen Bandara El Tari bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), serta unsur Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan seluruh pemangku kepentingan terkait, Senin (19/1/2026).

Kunjungan dilakukan untuk memeriksa kesiapan fasilitas Terminal Internasional, termasuk skema alur (flow) penumpang internasional untuk keberangkatan dan kedatangan. Manajemen Bandara El Tari telah melakukan serangkaian perbaikan dan penyediaan fasilitas guna memastikan pengoperasian kembali penerbangan internasional berjalan lancar.

Seluruh fasilitas ditargetkan terpasang dan siap dioperasikan dengan skema minimum operation pada Februari 2026, dengan tetap memenuhi aspek mandatory dan regulasi. Pada periode yang sama, Bandara El Tari ditargetkan mulai membuka rute penerbangan internasional.

Adapun rute yang berpotensi dijajaki meliputi Kupang–Dili dan Kupang–Darwin. General Manager Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, menjelaskan bahwa persiapan teknis dan operasional telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir, menyusul terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional.

“Kami Injourney Airports Bandara El Tari Kupang bersama seluruh stakeholder bandara berkomitmen untuk mendukung percepatan reaktivasi Bandara El Tari ini menjadi bandara internasional, tidak hanya statusnya saja melainkan dari sisi fasilitas infrastruktur dan kesiapan operasionalnya pun telah kami persiapkan,” ujar Teguh. Ia menambahkan, kunjungan ini juga bertujuan untuk memperoleh masukan dari Gubernur NTT, Lanud El Tari, Dinas Perhubungan NTT, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, maskapai, dan pengelola kargo agar reaktivasi dapat terlaksana pada Februari mendatang.

Manajemen Bandara El Tari Kupang juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat sebagai pengguna jasa. Transformasi layanan diharapkan mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan.

“Harapan kami masyarakat NTT dapat menyambut kembali status internasional ini dengan antusiasme yang sama, menjadikan Bandara El tari sebagai kebanggaan bersama yang tidak hanya aman secara regulasi, tapi juga nyaman secara layanan,” tutur Teguh.

Dengan kesiapan yang telah ditunjukkan, reaktivasi Bandara El Tari Kupang diharapkan berjalan lebih cepat. Kehadiran kembali penerbangan internasional diprediksi akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara serta membuka peluang ekspor produk unggulan NTT secara langsung dari Kupang.

Rekomendasi Berita