Pemerintah Desa Tanarara Perkuat Ekonomi Melalui Tambak Ikan
- by Yuliansens Damiatun Netu
- Editor Aloysius Tani
- 29 Des 2025
- Kupang
KBRN, Sumba: Pemerintah Desa Tanarara yang terletak di Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat terus berkomitmen untuk mendorong kemajuan sektor UMKM masyarakat melalui pemanfaatan potensi tambak ikan air tawar. Kepala Desa Tanarara menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi lokal dengan memaksimalkan sumber daya alam yang melimpah demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
Saat ini terdapat empat kelompok tani yang aktif mengelola sekitar delapan puluh enam kolam ikan permanen dengan jenis ikan bervariasi seperti ikan mas dan nila. Setiap kelompok terdiri dari sepuluh orang anggota yang bekerja secara kolektif untuk memastikan seluruh operasional budidaya ikan berjalan dengan optimal sesuai dengan prosedur.
Dinas Perikanan setempat memberikan dukungan nyata berupa bantuan benih ikan berkualitas serta penyediaan pakan untuk menunjang produktivitas para petani di Desa Tanarara. Jumlah benih yang diberikan kepada setiap kelompok tani disesuaikan secara proporsional dengan ukuran luas kolam yang dimiliki agar pertumbuhan ikan tetap terjaga dengan baik.
Selain sektor perikanan pemerintah desa juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan tanaman hortikultura yang melibatkan kolaborasi dengan pihak Yayasan Binatani Sejahtera sebagai mitra pendamping. Berbagai komoditas unggulan seperti jagung manis dan cabai hingga bawang merah dikembangkan oleh masyarakat dengan memanfaatkan sumber air yang sangat mumpuni di wilayah tersebut.

Kolam Air Tawar Di Desa Tana Rara Sumba Barat. (Foto. Ans Netu/RRI)
Meskipun memiliki potensi besar para petani masih menghadapi tantangan berupa gangguan dari hewan predator liar seperti biawak dan ular yang sering memangsa ikan. Untuk mengatasi masalah tersebut para petani berinisiatif menanam tanaman genoak di sekitar area kolam karena aroma khasnya dipercaya mampu mengusir predator secara alami.
Keberhasilan program budidaya ini terbukti memberikan dampak positif yang sangat signifikan terhadap tingkat pendapatan ekonomi keluarga para anggota kelompok tani di desa tersebut. Hasil panen dari satu musim tambak ikan bahkan mampu mencapai angka puluhan juta rupiah yang kemudian disimpan oleh masyarakat melalui lembaga koperasi setempat.
Peningkatan gizi keluarga melalui konsumsi rutin ikan air tawar juga diklaim memberikan pengaruh positif terhadap prestasi akademik anak-anak di lingkungan Desa Tanarara. Kepala Desa mengamati bahwa anak-anak dari keluarga yang rajin mengonsumsi ikan cenderung memiliki prestasi yang lebih baik di sekolah dibandingkan dengan yang jarang mengonsumsinya.
Pemerintah Desa Tanarara memiliki harapan besar agar ke depannya setiap rumah tangga memiliki kolam ikan mandiri serta mendapatkan dukungan modal dari pemerintah kabupaten. Ekspansi program ke seluruh dusun menjadi target utama agar pemerataan pembangunan ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali melalui dukungan teknologi yang memadai. (AN)