Red Bull Umumkan Kepergian Helmut Marko Tahun Ini

KBRN, Kendari : Red Bull Racing resmi mengonfirmasi bahwa

Helmut Marko akan mengakhiri kiprahnya sebagai penasihat motorsport tim pada penghujung tahun ini, menutup lebih dari dua dekade kontribusi besar di balik kesuksesan skuad asal Milton Keynes tersebut.Selama bertahun-tahun, Helmut Marko dikenal sebagai arsitek utama Red Bull Junior Programme, sebuah sistem pengembangan pembalap yang melahirkan banyak talenta elite Formula 1. Dari program inilah muncul nama-nama besar seperti Sebastian Vettel dan Max Verstappen, dua pembalap yang menjadi tulang punggung era kejayaan Red Bull dengan total delapan gelar juara dunia.Tak hanya itu, Helmut Marko juga berperan langsung dalam membawa 20 pembalap ke grid Formula 1, dengan Arvid Lindblad menjadi lulusan teranyar yang akan menjalani debutnya bersama Racing Bulls musim depan.Keputusan Helmut Marko untuk mundur akan berlaku setelah musim F1 2025 berakhir, dan menjadi perubahan besar berikutnya di tubuh Red Bull setelah sebelumnya Christian Horner lebih dulu meninggalkan posisi Team Principal.Laurent Mekies menyebut kepergian Helmut Marko sebagai kehilangan besar bagi Red Bull. Menurutnya, sosok asal Austria itu bukan hanya penasihat teknis, melainkan figur sentral yang membentuk identitas dan filosofi balap tim selama bertahun-tahun.“Helmut adalah pembalap sejati. Dia selalu mendorong kami melampaui batas dan tak ragu mengambil risiko demi mencapai tujuan,” kata Mekies. Dari sisi pribadi, Marko mengaku keputusannya lahir dari refleksi mendalam setelah hampir kehilangan gelar juara dunia musim ini. Ia merasa momen tersebut menjadi penanda bahwa saatnya menutup babak panjang kariernya di Red Bull.CEO Red Bull, Oliver Mintzlaff, turut memberikan penghormatan atas dedikasi Helmut Marko. Ia menilai keberanian Helmut Marko dalam mengambil keputusan strategis serta ketajamannya membaca potensi pembalap muda telah membentuk Red Bull Racing sebagai kekuatan dominan di Formula 1 modern.Kontribusi Helmut Marko juga tercermin dari fakta bahwa tujuh pembalap di grid F1 musim ini merupakan alumni Red Bull Junior Programme, sebuah warisan yang diyakini akan terus memberi pengaruh meski sang arsitek kini telah melangkah pergi. Kepergian Helmut Marko menandai fase baru dalam evolusi Red Bull Racing — sebuah akhir dari era bersejarah, sekaligus awal dari tantangan berikutnya di panggung Formula 1.

Rekomendasi Berita