Vasseur Nilai Performa Ferrari Tahun Ini Bukan Drama
- by Kasembadan Putro Yuda Sihwidianto
- Editor Gafar
- 27 Nov 2025
- Kendari
KBRN, Kendari : Ferrari menutup akhir pekan Grand Prix Las Vegas dengan hasil yang jauh dari ekspektasi. Charles Leclerc hanya mampu membawa pulang posisi keempat (P4), sementara Lewis Hamilton memperoleh posisi kedelapan (P8) setelah revisi klasifikasi pasca-balapan. Untuk sebuah sirkuit yang diprediksi dapat menjadi salah satu peluang terbaik Scuderia meraih kemenangan atau minimal tampil sangat kompetitif, hasil ini tentu mengecewakan.
Dalam dua seri terakhir, upaya Ferrari untuk memperbaiki posisi di klasemen konstruktor justru berbalik arah. Tim asal Maranello, Italia itu kini disalip oleh Mercedes dan Red Bull, membuat mereka turun ke peringkat keempat dengan peluang yang sangat kecil untuk kembali merebut posisi lebih tinggi. Situasi ini hanya menegaskan kenyataan yang sudah terlihat sejak awal musim bahwa SF-25 tidak mampu memenuhi ekspektasi sebagai mobil penantang gelar.
Meski demikian, pernyataan Frederic Vasseur usai balapan di Las Vegas justru terdengar bertentangan dengan perjalanan berat Ferrari sepanjang 2025.“Kami sebenarnya tidak berada dalam kondisi yang benar-benar buruk. Dua pekan lalu kami masih di posisi kedua klasemen konstruktor. Jadi menyebut situasi ini sebagai bencana jelas bukan kata yang tepat,” ujar Vasseur. “Yang membuatnya sulit adalah fakta bahwa dalam dua akhir pekan terakhir kami hanya meraih enam atau tujuh poin.”
Frederic Vasseur menekankan bahwa sebelumnya Ferrari masih berada di depan Mercedes dan Red Bull, sehingga penurunan mereka tidak mencerminkan kehancuran total. Ia memahami kekecewaan para pembalap, namun menegaskan bahwa tuntutan untuk tampil lebih baik adalah hal alami bagi seluruh anggota tim.
“Para pembalap pasti ingin meraih lebih, dan percayalah, saya pun cukup keras dalam evaluasi di pabrik pada Senin pagi. Namun itu sudah menjadi DNA kami—keinginan untuk terus berkembang,” lanjutnya. “Saya yakin bahkan Max sekalipun akan meminta timnya meningkatkan banyak hal demi menjadi lebih kuat. Itu adalah mentalitas yang dimiliki semua orang di paddock.”
Pernyataan sang team principal tentu memicu diskusi, mengingat banyak penggemar Ferrari yang memandang musim ini jauh dari kata memuaskan. Akan tetapi, tidak dapat diabaikan bahwa 2025 hampir berakhir, gelar yang diincar telah hilang, dan tim kini harus fokus menatap tantangan teknis yang sudah menunggu di depan mata.
Mulai 1 Januari 2026, regulasi teknis baru akan resmi diberlakukan. Ini berarti semua tim, termasuk Ferrari, akan memulai dari titik nol. Frederic Vasseur menyerukan agar tidak ada saling tuding di internal tim, karena orang-orang yang sama inilah yang akan dipercaya untuk membangun paket kompetitif di era regulasi berikutnya.
Dengan siklus teknis baru di ambang pintu, manajer asal Prancis itu tampak berupaya melindungi seluruh jajaran GeS. Ia menekankan pentingnya persatuan internal ketika Ferrari berusaha mengembalikan mobil merah tersebut ke posisi yang mereka yakini sebagai tempat yang layak: berada di barisan terdepan dan memimpin persaingan.
Menurut Frederic Vasseur, yang terpenting saat ini bukan memperpanjang kritik, melainkan memastikan seluruh anggota tim mendayung menuju arah yang sama demi menyongsong fase baru yang penuh tantangan — sekaligus peluang. Kata Kunci / Tags
F1
F1 2025
F1 Race
F1 Race 2025
F1 Las Vegas
F1 Las Vegas 2025
F1 GP Las Vegas
F1 GP Las Vegas 2025
F1 Las Vegas Circuit
F1 Las Vegas Circuit 2025
F1 Scuderia Ferrari
F1 Ferrari
Balapan F1
Balapan F1 2025
Balapan F1 Sirkuit Las Vegas
Balapan F1 Sirkuit Las Vegas 2025
Scuderia Ferrari
Ferrari
Frederic Vasseur
Frederic
Vasseur
Charles Leclerc
Charles
Leclerc
Lewis Hamilton
Lewis
Hamilton
Motosport
Otosport
olahraga
balapan
Olahraga Balapan
Las Vegas
Las Vegas 2025
amerika
2025
Tifosi
Tifosi Ferrari