Sekda Lumajang Serahkan Tali Asih Purna ASN

RRI.CO.ID, Lumajang - Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menyerahkan tali asih dan piagam penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Februari 2026. Penyerahan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan upacara bendera ASN di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (19/1/2026) pagi.

Dalam amanatnya saat memimpin upacara, Sekda menyampaikan bahwa mencapai masa purna tugas dalam kondisi sehat dan tanpa kendala merupakan sebuah anugerah yang patut disyukuri.

“Mencapai masa purna tugas dengan keadaan sehat dan catatan pengabdian yang baik adalah anugerah. Tidak semua orang bisa sampai di titik ini dengan perjalanan yang utuh dan terhormat,” ujar Agus Triyono.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan tali asih kepada 22 PNS purna tugas, dengan rincian 10 orang memiliki masa kerja di atas 20 tahun dan 12 orang dengan masa kerja di atas 30 tahun.

Sekda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para purna ASN yang telah mengabdikan puluhan tahun hidupnya untuk melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Lumajang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian bapak dan ibu selama puluhan tahun di lingkungan pemerintahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus Triyono menegaskan bahwa tali asih yang diberikan bukan semata-mata bernilai materi, melainkan simbol rasa hormat dan kasih sayang pemerintah kepada para purna ASN.

“Kami menyadari, nilai materi mungkin tidak sebanding dengan jasa bapak dan ibu. Namun mohon diterima sebagai simbol rasa hormat, rasa sayang, serta tanda bahwa bapak dan ibu akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Lumajang,” jelasnya.


Ia menambahkan, pemberian tali asih tersebut juga menjadi jembatan silaturahmi agar hubungan antara pemerintah daerah dan para purna ASN tetap terjaga meskipun secara administratif masa tugas telah berakhir.


“Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan perpindahan peran. Jika dahulu mengabdi di kantor, kini saatnya mengabdi sepenuhnya untuk keluarga dan lingkungan masyarakat,” tambahnya.


Sekda berpesan agar para purna ASN tetap menjaga kesehatan, terus produktif, dan menjadi teladan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.


“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh rekan kerja, kami memohon maaf apabila selama bekerja bersama terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Semoga bapak dan ibu senantiasa diberikan kebahagiaan, keberkahan, serta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa di masa purna tugas ini,” pungkasnya. (Kominfo-Lmj/ad)

Rekomendasi Berita