Pemkab Bondowoso Perkuat Validasi MBG
- by Pemkab Bondowoso : Gigih Hendra
- Editor Sumarsono
- 17 Jan 2026
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen mendukung keberhasilan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Wujud komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i dalam Rapat Koordinasi Standarisasi Formulir Validasi Penerima Manfaat MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) secara virtual, Kamis (15/1/2026).
Rapat koordinasi yang digelar di Ruang Command Center Sekretariat Pemkab Bondowoso itu menjadi langkah penting dalam menyelaraskan instrumen pendataan penerima manfaat. Upaya ini dilakukan agar proses pendataan di lapangan sesuai dengan standar kualitas gizi yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i menekankan bahwa validitas data menjadi fondasi utama agar program MBG dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Menurutnya, standarisasi formulir bukan sekadar urusan administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab dalam menjaga amanah penggunaan anggaran negara.
“Validitas data adalah kunci utama agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bondowoso. Standarisasi formulir ini penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujar As’ad.
Ia menambahkan, Pemkab Bondowoso berkomitmen memastikan seluruh anak dan penerima manfaat mendapatkan haknya sesuai kriteria yang ditetapkan. Dengan adanya standarisasi formulir dari BGN, potensi kesalahan input data maupun tumpang tindih sasaran dapat diminimalkan.
“Dengan instrumen yang seragam, kita bisa menekan risiko human error dan memastikan tidak ada penerima yang terlewat atau justru dobel,” tutur As’ad.
Dalam rapat koordinasi tersebut, dibahas sejumlah aspek teknis, mulai dari kriteria penerima manfaat, mekanisme verifikasi di tingkat desa dan sekolah, hingga integrasi data ke dalam sistem pelaporan nasional. Pemkab Bondowoso melalui OPD terkait akan segera menindaklanjuti arahan BGN untuk mempercepat proses validasi data di lapangan.
Beberapa poin utama dalam standarisasi formulir meliputi identitas lengkap penerima manfaat berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), pencatatan kondisi awal status gizi sebagai data dasar evaluasi, serta pemetaan logistik dan distribusi agar penyaluran berjalan higienis dan tepat waktu.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu berkontribusi signifikan dalam menekan angka stunting serta meningkatkan konsentrasi belajar siswa di Kabupaten Bondowoso. Dengan persiapan data yang matang sejak awal 2026, pemerintah daerah optimistis implementasi program dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam rapat koordinasi tersebut, jajaran asisten sekretaris daerah serta kepala OPD terkait. Kehadiran mereka bertujuan memastikan koordinasi lintas sektor di tingkat daerah berjalan efektif demi mendukung suksesnya program MBG.