THE SIN : VANISH Tampilkan Sisi Baru ENHYPEN
- by IKA PUTRI ROFIQOH IRZA
- Editor Gandi Lukmanto
- 16 Jan 2026
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - ENHYPEN resmi merilis mini album ketujuh mereka, THE SIN : VANISH, tepat tengah malam, sebulan setelah pengumuman awal dan sebagai kelanjutan dari DESIRE : UNLEASH yang dirilis Juni 2025. Album ini disebut sebagai bab paling imersif dan sarat narasi dalam perjalanan karier ENHYPEN, dengan konsep kuat yang menggali mitologi vampir. Ceritanya berpusat pada pelarian sepasang kekasih vampir, menyoroti konflik antara hasrat dan konsekuensi di dunia yang terikat oleh aturan tak tergoyahkan.
Berisi 11 track, album ini menggabungkan musik, narasi, dan storytelling sinematik melalui lagu, skit, dan potongan cerita bergaya laporan investigasi tentang kasus pelarian vampir. Narasi tersebut hadir dalam empat bahasa—Korea, Inggris, Jepang, dan Mandarin—dengan pengisi suara berbeda di tiap versi. Lagu utama “Knife” membuka kisah pelarian tanpa ragu, disusul warna musik yang beragam lewat “No Way Back” (feat. So!YoON!), “Stealer,” hingga “Lost Island,” sebelum ditutup dengan “Sleep Tight,” lagu R&B reflektif yang menjadi karya tulis pertama JAKE dengan kontribusi lirik tambahan dari HEESEUNG. Rilisan ini datang setelah pencapaian besar ENHYPEN di tangga Billboard 200 dan debut bersejarah mereka di Coachella, sekaligus menandai fase artistik baru yang lebih berani, konseptual, dan eksperimental.