Empat Guru Besar UMJ Resmi Dikukuhkan

KBRN, Jakarta: Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) perkuat kualitas akademik dengan mengukuhkan empat Guru Besar dalam Sidang Terbuka Senat UMJ di Auditorium K.H. Azhar Ba’asyir, Gedung Cendekia UMJ, Selasa (13/01/2026). Empat Guru Besar tersebut diantaranya Prof. Ir. Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., IPM., Prof. Dr. Muhammad Hadi, S.K.M., M.Kep., Prof. Dr. Drs. Sopa, M.Ag., dan Prof. Drs. Sri Yunanto, M.Si., Ph.D.

Pengukuhan berjalan dengan khidmat. Keempatnya dikukuhkan oleh Ketua Senat UMJ Prof. Dr. Azhari Aziz Samudra, M.Si.didampingi Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si.

Ma’mun, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian tersebut. Ia berharap capaian ini dapat memperkuat kontribusi UMJ dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sebagai rektor, tentu saya menjadi orang yang paling berbahagia karena pada hari ini UMJ mengukuhkan empat guru besar baru. Bagi perguruan tinggi swasta, ini merupakan aset yang luar biasa karena tidak mudah untuk mendapatkan guru besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ma’mun, mengungkapkan bahwa pada awal tahun ini UMJ akan kembali menerima Surat Keputusan (SK) untuk dua guru besar baru, yakni Prof. Dr. Dyah Andika Sari dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Prof. Nelviyanti dari Fakultas Teknik. Dengan demikian, UMJ akan memiliki total 34 guru besar, sebuah prestasi yang patut disyukuri.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. mengatakan pengukuhan empat Guru Besar secara bersamaan mencerminkan kekuatan dan kualitas akademik UMJ sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di wilayah LLDIKTI Wilayah III. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil dari kerja keras, disiplin administratif, serta dukungan keluarga masing-masing akademisi.

“Pencapaian ini menjadi inspirasi bahwa usia bukanlah batasan untuk meraih puncak akademik, terutama ketika dikombinasikan dengan dedikasi riset yang konsisten dan komitmen pengembangan ilmu pengetahuan,” katanya.

Henri, menegaskan bahwa kehadiran para Guru Besar ini tidak hanya memperkuat kapasitas kampus secara internal, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi masyarakat dan bangsa Indonesia dalam menjawab dinamika waktu yang semakin kompleks.

Prof. Ir. Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., IPM., ditetapkan menjadi Guru Besar ke - 29 UMJ dari Fakultas Teknik UMJ dalam Bidang Ilmu Kepakaran Perpindahan Kalor dan Termodinamika. Penetapan ini berdasarkan Surat Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Nomor 4421/LL3/DT.04.01/2025 terhitung tanggal 01 Oktober 2025.

Pada rangkaian pengukuhan, Prof. Anwar menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul 'Aplikasi Nanofluida pada Bidang Perpindahan Kalor dan Termodinamika'.

Prof. Dr. Muhammad Hadi, S.K.M., M.Kep., ditetapkan menjadi Guru Besar ke – 30 UMJ dari Fakultas Ilmu Keperawatan UMJ dalam Bidang Ilmu Manajemen Keperawatan. Penetapan ini berdasarkan Surat Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Nomor 4419/LL3/DT.04.01/2025 terhitung tanggal 01 Oktober 2025.

Pada rangkaian pengukuhan, Prof. Hadi menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul Integrasi Kepemimpinan, Kolaborasi, dan Spiritualitas dalam Manajemen Mutu Keperawatan Sebagai Fondasi Transformasi Menuju Pelayanan Kesehatan Rahmatan lil ‘Alamin.

Prof. Dr. Drs. Sopa, M.Ag.ditetapkan menjadi Guru Besar ke – 31 UMJ dari Fakultas Agama Islam UMJ dalam Bidang Ilmu Kepakaran Hukum Islam. Penetapan ini berdasarkan Surat Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Nomor 4415/LL3/DT.04.01/2025 terhitung tanggal 01 Oktober 2025.

Pada rangkaian pengukuhan, Prof. Sopa menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul 'Peran Strategis Muhammadiyah Dalam Transformasi Ekosistem Halal Indonesia Pasca UU JPH: Akselerasi Ek

Rekomendasi Berita