Denny JA Diundang ke Pameran Buku Kairo
- by Ferli
- Editor Erik Hamzah
- 30 Des 2025
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Sastrawan dan pemikir Indonesia, Denny JA, menerima undangan resmi untuk menghadiri edisi ke-57 Pameran Buku Internasional Kairo, salah satu ajang literasi dan kebudayaan paling bergengsi di kawasan Timur Tengah dan dunia Arab. Undangan ini hadir setelah Denny JA meraih Penghargaan Sastra BRICS 2025 dalam kategori Untuk Inovasi dalam Sastra, sebuah pengakuan penting di tingkat global.
Undangan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditandatangani Doha Assy, Anggota Dewan Pembina Penghargaan Sastra BRICS sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Mesir. Dalam surat itu, Doha Assy menyampaikan apresiasi atas capaian Denny JA serta menekankan kontribusi intelektualnya dalam memperkaya dialog sastra lintas bangsa.
Dalam salah satu kutipan surat undangan disebutkan bahwa warisan pemikiran dan karya Denny JA memiliki peran penting dalam memperkuat dialog budaya internasional. Pernyataan ini menegaskan posisi Denny JA sebagai sastrawan yang pengaruh karyanya melampaui batas geografis dan nasional.
Pameran Buku Internasional Kairo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari hingga 2 Februari 2026, dengan agenda kunjungan Denny JA direkomendasikan pada 23–27 Januari 2026. Penyelenggaraan tahun ini memiliki makna khusus karena menjadi panggung perayaan bagi para penerima Penghargaan Sastra BRICS, termasuk Denny JA dan sastrawan terkemuka Mesir, Salwa Bakr.
Rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya pada upacara penghargaan resmi yang sekaligus menandai peluncuran siklus puncak Penghargaan Sastra BRICS. Sebelumnya, proses seleksi dimulai dari nominasi daftar panjang di Brasil dan dilanjutkan dengan nominasi daftar pendek di Indonesia. Selain plakat dan pengakuan internasional, penerima anugerah juga memperoleh hadiah senilai Rp200 juta.
Koordinator BRICS Literature Network Indonesia, Sastri Bakry, menilai kehadiran Denny JA di Kairo sebagai langkah strategis bagi Indonesia. Menurutnya, partisipasi tersebut bukan hanya mencerminkan pencapaian personal, tetapi juga menjadi representasi Indonesia dalam percakapan global mengenai sastra, kemanusiaan, dan inovasi budaya di antara negara-negara BRICS. Ia menambahkan kebanggaannya karena Indonesia mulai diperhitungkan secara nyata di dunia sastra internasional.
Pameran Buku Internasional Kairo dikenal sebagai salah satu pameran buku tertua dan terbesar di dunia yang setiap tahunnya mempertemukan penulis, penerbit, akademisi, serta pembuat kebijakan budaya dari berbagai negara. Undangan kepada Denny JA dinilai semakin menegaskan posisi sastra Indonesia di panggung global, sekaligus memperkuat jembatan budaya antara Asia Tenggara, Timur Tengah, dan komunitas internasional.