Petugas DKI Sigap Tangani Genangan Banjir

KBRN,Jakarta: Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Senin (12/1) pagi menyebabkan genangan di sejumlah wilayah. Menyikapi kondisi tersebut, petugas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak melakukan penanganan di berbagai titik terdampak guna memastikan genangan dapat segera surut dan aktivitas masyarakat tetap berjalan.



Sebagaimana dikutip dari beritajakarta.i, petugas gabungan yang terdiri dari Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) dan Pasukan Oranye Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) langsung diterjunkan ke titik-titik rawan genangan untuk melakukan penyedotan air, pembersihan tali-tali air, serta pengoperasian pompa stasioner.

Di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Satpel SDA menyiagakan 18 personel Pasukan Biru di sejumlah lokasi rawan genangan, antara lain Jalan KH Mas Mansyur, depan TPU Karet Bivak, Jalan Karet Pasar Baru Barat 5, Jalan Kebon Jati Blok G, serta Gang Al Habsyi.

Kepala Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang, Eli Menawan Sari, mengatakan kesiapsiagaan petugas dan optimalnya fungsi saluran membuat wilayah tersebut aman dari genangan meski hujan turun sejak pagi.

“Kondisi saluran dan tali air yang berfungsi optimal membuat wilayah aman dari genangan. Seluruh pompa stasioner juga dalam kondisi prima dan siap dioperasikan jika dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, hujan deras menyebabkan genangan di hampir seluruh wilayah. Untuk mempercepat surutnya air, Satpel SDA Kecamatan Koja mengerahkan 20 personel Pasukan Biru dan mengoptimalkan pengoperasian pompa stasioner di lima rumah pompa.

Kepala Satpel SDA Kecamatan Koja, Slamet Riyanto, menyebutkan sejumlah ruas jalan seperti Jalan Mangga, Jalan Plumpang Raya, Jalan Walang Baru VII A, Jalan Jampea, hingga Lorong Z dan Lorong 22 sempat tergenang dengan ketinggian 20–30 sentimeter.

“Petugas sejak pagi melakukan pembersihan saluran dan tali-tali air agar aliran air lancar dan genangan dapat segera surut,” jelasnya.

Di Jakarta Selatan, Pasukan Oranye Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, disiagakan untuk menangani genangan di tujuh titik yang tersebar di empat RW. Genangan disebabkan oleh luapan Kali Krukut, Kali Grogol, serta saluran penghubung akibat curah hujan yang berlangsung cukup lama.

Lurah Pondok Labu, Nachnoer Vernier Atom, mengatakan sebanyak 20 petugas PPSU diterjunkan untuk membersihkan saluran air dan membantu kelancaran akses jalan serta permukiman warga.

“Kami terus bersiaga hingga kondisi benar-benar aman dan cuaca kembali normal,” ujarnya.

Respons cepat juga dilakukan di Jakarta Timur. Sekitar 15 personel gabungan Pasukan Biru dan Pasukan Oranye dikerahkan menangani genangan setinggi 25–30 sentimeter di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara. Selain melakukan penyedotan dan pembersihan saluran, petugas turut membantu pengaturan lalu lintas agar tetap aman dilalui kendaraan.

Lurah Cipinang Cempedak, Rico Eka Putra Rifai, menyampaikan genangan mulai surut sekitar pukul 10.15 WIB dan tersisa 5–10 sentimeter pada pukul 10.30 WIB meski hujan masih turun. Respons cepat petugas pun mendapat apresiasi dari pengguna jalan.

“Keberadaan petugas sangat membantu karena pengguna jalan jadi tahu jalur aman dan terhindar dari genangan dalam yang bisa membuat kendaraan mogok,” ujar Jonatan (39), salah seorang pengendara.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh jajaran terkait terus siaga melakukan pemantauan dan penanganan genangan, serta mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar sistem drainase berfungsi optimal, terutama di tengah potensi hujan dengan intensitas tinggi.

Rekomendasi Berita