ENHYPEN, Rilis Mini Album Ketujuh

RRI.CO.ID, Jakarta - ENHYPEN kembali menyapa para penggemar dengan mengumumkan perilisan mini album ketujuh mereka yang berjudul THE SIN : VANISH. Album ini menjadi kelanjutan dari konsep cerita yang telah dibangun grup tersebut dalam rilisan sebelumnya, dengan tema yang lebih gelap, emosional, dan penuh simbolisme. Kembalinya ENHYPEN ini langsung menarik perhatian global, mengingat reputasi mereka dalam menghadirkan konsep album yang kuat dan sinematik.

Mini album THE SIN : VANISH akan dirilis melalui format per-chapter yang memungkinkan penggemar mengikuti alur cerita secara bertahap. Setiap chapter dijadwalkan menghadirkan elemen visual, musik, dan narasi yang saling terhubung, sehingga membangun antisipasi menjelang perilisan penuh. Strategi ini sekaligus menunjukkan komitmen ENHYPEN dalam menyajikan pengalaman mendalam, bukan sekadar musik.

Puncak dari rangkaian perilisan tersebut akan ditutup dengan final chapter yang dijadwalkan rilis pada 16 Januari 2026. Pada tanggal tersebut, keseluruhan konsep dan cerita dari THE SIN : VANISH akan terungkap secara utuh. Final chapter ini diprediksi menjadi bagian paling emosional dan menentukan dalam perjalanan album.

Secara musikal, album ini disebut akan menampilkan eksplorasi genre yang lebih berani, dengan perpaduan antara pop, hip-hop, dan nuansa gelap khas ENHYPEN. Lirik-liriknya dikabarkan mengangkat tema tentang konflik batin, penebusan, dan proses menghilangkan “dosa” yang membelenggu diri, selaras dengan judul album yang diusung.

Dengan perilisan mini album ketujuh ini, ENHYPEN kembali menegaskan posisi mereka sebagai salah satu grup K-pop generasi keempat yang konsisten dalam kualitas dan konsep. THE SIN : VANISH diharapkan tidak hanya memperkuat identitas musikal ENHYPEN, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi para ENGENE di seluruh dunia. (Calvina Lelita Izumi - Universitas Dian nusantara).



Rekomendasi Berita