Perkembangan Transportasi Angkutan Udara di Gorontalo
- by Pemprov Gorontalo : Rosyid Ashar
- Editor Budi Akantu
- 5 Jan 2026
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo - Jumlah pesawat yang berangkat dari Bandara Djalaluddin Gorontalo dan Bandara Panua Pohuwato pada November 2025 sebanyak 145 penerbangan.
Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 9,02 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebanyak 133 penerbangan.
“Jumlah pesawat yang datang di kedua bandara tersebut pada November 2025 sebanyak 146 penerbangan, meningkat 10,61 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebanyak 132 penerbangan,” kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dwi Alwi Astuti saat mengumumkan rilis Berita Resmi Statistik, Senin (5/1/2026).
Dwi Alwi Astuti juga menyajikan data jumlah penumpang yang berangkat melalui bandara di Provinsi Gorontalo pada November 2025 mengalami peningkatan sebesar 15,53 persen, yaitu dari 13.254 orang pada Oktober 2025 menjadi 15.312 orang pada November 2025.
Jumlah penumpang datang meningkat 12,15 persen, yaitu dari 13.417 orang pada Oktober 2025 menjadi 15.047 orang pada November 2025.
“Penumpang pesawat yang tercatat dalam Berita Resmi Statistik ini tidak termasuk penumpang transit,” ujar Dwi Alwi.
Secara kumulatif jumlah pesawat berangkat dan datang pada Januari-November 2025 dibandingkan dengan jumlah pesawat berangkat dan datang pada periode yang sama di tahun 2024 mengalami penurunan masing-masing sebesar 15,58 persen dan 15,99 persen.
Jumlah penumpang yang berangkat pada Januari-November 2025 menurun 15,58 persen dibandingkan dengan Januari-November 2024.
Sementara itu, jumlah penumpang datang pada periode JanuariNovember 2025 mengalami penurunan sebesar 15,99 persen dibanding periode yang sama di tahun 2024
Sedangkan jumlah bagasi yang dimuat melalui bandara di Provinsi Gorontalo pada November 2025 meningkat 19,86 persen, yaitu dari 105.035 kg pada Oktober 2025 menjadi 125.890 kg pada November 2025. Jumlah bagasi yang dibongkar pada November 2025 juga mengalami peningkatan sebesar 10,75 persen, yaitu dari 129.272 kg pada Oktober 2025 menjadi 143.174 kg pada November 2025.
Dwi Alwi juga mengungkapkan jumlah kargo yang dimuat pada November 2025 menurun 6,28 persen, yaitu dari 111.964 kg pada Oktober 2025 menjadi 104.932 kg pada November 2025. Di sisi lain, jumlah kargo yang dibongkar pada November 2025 mengalami peningkatan sebesar 5,00 persen dibandingkan dengan Oktober 2025, yaitu dari 372.215 kg menjadi 390.833 kg.
“Pada Januari-November 2025, jumlah bagasi yang dimuat mengalami penurunan sebesar 15,46 persen dibandingkan dengan Januari-November 2024,” tuturnya.
Sementara itu, jumlah bagasi yang dibongkar juga menurun 19,07 persen dibandingkan dengan Januari-November 2024. Dalam periode yang sama, jumlah kargo yang dimuat mengalami peningkatan sebesar 9,83 persen dan jumlah kargo yang dibongkar mengalami penurunan sebesar 8,66 persen. (mcgorontaloprov)