Gaya Hidup Kekinian Picu Risiko Gangguan Ginjal
- by Dhika Panji Triwijoyo
- Editor Desy Natalia
- 17 Jan 2026
- Ende
RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Gaya hidup modern yang minim aktivitas fisik, konsumsi minuman tinggi gula, serta pola makan tidak seimbang dinilai meningkatkan risiko gangguan ginjal pada usia muda. Kondisi ini menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya kasus gagal ginjal pada kelompok usia produktif.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. William Ang, Sp.PD, FINASIM, mengungkapkan hal tersebut dalam Program Zona Edukasi RRI Labuan Bajo. Ia menilai perubahan gaya hidup menjadi salah satu faktor utama yang kerap tidak disadari masyarakat.
“Banyak pasien usia muda datang dengan kondisi ginjal yang sudah terganggu. Padahal, sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit berat,” ujarnya.
Menurut dr. William, kebiasaan jarang minum air putih, konsumsi minuman manis berlebihan, serta kurang olahraga berpengaruh pada fungsi ginjal dalam jangka panjang. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat berkembang menjadi gagal ginjal kronis.
Ia menambahkan, gangguan ginjal sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Akibatnya, banyak pasien baru mengetahui kondisinya saat fungsi ginjal sudah menurun signifikan dan membutuhkan terapi lanjutan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat sejak dini sebagai langkah pencegahan gangguan ginjal.