Tips Menjaga Gigi Tiruan Agar Senyaman Gigi Asli

KBRN, Denpasar : Kesehatan gigi dan mulut sering kali dianggap sepele. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 menunjukkan 57% penduduk usia di atas tiga tahun mengalami masalah gigi. Kesehatan mulut dan gigi padahal ia merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan tubuh secara keseluruhan.

Penting untuk merawat gigi asli, apalagi untuk anda yang saat ini sudah menggunakan gigi tiruan. Meskipun harus diakui bahwa tidak ada gigi tiruan yang dapat menandingi kenyamanan alami gigi asli, dengan perawatan dan adaptasi yang tepat, kita dapat memaksimalkan fungsi dan kenyamanannya.

drg. Anak Agung Manik Swayoga, Sp.BMM Sub.SpCom (K). Spesialis Bedah Mulut Dan Maksilofacial dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar menyatakan, gigi tiruan adalah alat vital untuk menjaga estetika, fungsi mengunyah, dan kesehatan sendi rahang. Oleh karena itu, merawatnya sama pentingnya dengan merawat gigi asli. Ia menekankan, fondasi dari kenyamanan adalah kebersihan mulut dan gigi anda.

drg.Agung Manik menekankan, jangan biarkan gigi tiruan lepasan tidak dipakai terlalu lama (misalnya seminggu atau lebih). Hal ini dapat menyebabkan gigi asli di sebelahnya bergeser, dan gigi tiruan lama tidak akan bisa terpakai lagi. Menurutnya, mulut kita memiliki saraf yang sangat sensitif, sehingga kehadiran gigi tiruan/benda asing memerlukan penyesuaian yang bertahap.

Sementara itu, drg. Chiesa Adiguna Setiajid, Sp.Pros., Dokter Spesialis Prostodonsia dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar menyatakan, proses adaptasi bertahap perlu dilalui oleh pengguna gigi tiruan, yaitu pada:

Minggu 1-2: Konsumsi makanan yang sangat lunak.

Minggu 3-4: Mulai makan sedikit lebih keras (membentuk memori otot pengunyahan).

Minggu 5 dan Seterusnya: Mulai makan yang lebih enak, namun tetap perlu ingat bahwa kekuatan kunyahnya jauh lebih rendah daripada gigi asli. Hindari makanan yang terlalu keras seperti kacang-kacangan atau keripik dalam jumlah besar, terutama dengan gigi tiruan lengkap, karena dapat mempercepat kerusakan gigi tiruan dan menyebabkan rasa tidak nyaman/sariawan.

Paling penting dalam penggunaan gigi tiruan adalah selalu bersihkan gigi tiruan sesuai instruksi dokter untuk mencegah komplikasi dan menjaga kebersihan mulut. Kunjungi juga dokter gigi secara teratur untuk memastikan kondisi gigi tiruan dan jaringan pendukungnya tetap baik. Merawat gigi asli adalah tanggung jawab besar. Namun, jika kehilangan gigi sudah terjadi, menggunakan gigi tiruan adalah kewajiban untuk mempertahankan fungsi, estetika, dan kesehatan sendi rahang anda.

Rekomendasi Berita