RRI.CO.ID, Bengkulu - Hipertensi atau tekanan darah tinggi dikenal sebagai "silent killer" karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Banyak penderita baru menyadari kondisi ini setelah mengalami komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung.
Menurut dr. Putri Santri, hipertensi dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dengan mempertahankan berat badan ideal, menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, serta menghindari konsumsi alkohol.
Faktor risiko hipertensi antara lain konsumsi garam berlebihan, stres, kurang aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok. dr. Putri juga mengingatkan bahwa pola makan tinggi lemak dapat memperburuk tekanan darah.
Gejala hipertensi yang mungkin muncul antara lain sakit kepala, pandangan kabur, sesak napas, dan mimisan, meskipun tidak selalu terjadi pada semua penderita. Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin sangat dianjurkan.
Pemerintah bersama tenaga kesehatan terus menggalakkan edukasi mengenai bahaya hipertensi. Dengan peningkatan kesadaran dan deteksi dini, risiko komplikasi akibat penyakit mematikan ini dapat diminimalkan secara signifikan.