Bappenas Bersama Kemenag Tinjau Perencanaan Pembangunan UIN Ar-Raniry
- by Tisi Maulidya Putri
- Editor Munzir Permana
- 16 Jan 2026
- Banda Aceh
RRI. CO. ID, Banda Aceh - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, menerima kunjungan lapangan Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI, bersama Tim Kementerian Agama RI, pada 14 hingga 16 Januari 2026.
Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi kesiapan UIN Ar-Raniry sebagai calon Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yang diusulkan menerima pembiayaan melalui skema Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN), salah satu program prioritas pemerintah periode 2025–2029.
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman mengatakan evaluasi mencakup kesiapan dokumen teknis, baik aspek hard component maupun soft component, terkait rencana pembangunan dan pengembangan sarana prasarana kampus.
“Program ini diharapkan menjadi motor transformasi UIN Ar-Raniry menuju world class university melalui pengembangan smart campus, smart building, dan techno university,” ujar Prof. Mujiburrahman saat menerima tim di Gedung Rektorat, pada Jum’at (16/1/2026).
Adapun dalam pemaparannya, Prof. Mujiburrahman menjelaskan Kampus I UIN Ar-Raniry saat ini menampung lebih dari 22 ribu mahasiswa di atas lahan sekitar 33 hektare. Sebagian infrastruktur dinilai tidak lagi memadai, terutama bangunan lama pascagempa dan tsunami Aceh 2004 yang mengalami penurunan kualitas struktur dan berisiko terhadap keselamatan.
Menurutnya pembangunan infrastruktur melalui skema pinjaman luar negeri ini diharapkan memberikan tiga dampak strategis, yakni memperkuat posisi UIN Ar-Raniry sebagai pusat keilmuan Islam dan ekonomi syariah, mendukung pembukaan fakultas baru termasuk rencana Fakultas Kedokteran, serta mendorong kolaborasi lintas disiplin melalui ruang akademik terpadu.
Sementara itu Ketua Tim Direktorat PTI Bappenas RI, Dimas Suryo Sudaryo mengatakan kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan teknis UIN Ar-Raniry sebelum diusulkan ke tahap selanjutnya, yakni masuk dalam Daftar Calon Penerima Pinjaman Luar Negeri yang akan dituangkan dalam Green Book Bappenas.
“Evaluasi dilakukan untuk memastikan rencana pembangunan infrastruktur telah disusun sesuai prosedur dan ketentuan, sehingga layak dilanjutkan ke tahap perencanaan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Subdit Sarana Prasarana Diktis Pendis Kemenag RI, Doni Wibowo, mendorong UIN Ar-Raniry terus memperkuat perencanaan secara terstruktur dan terukur, baik pengembangan fisik maupun nonfisik kampus.
Selama kunjungan, tim Bappenas dan Kemenag juga berdiskusi intensif dengan pimpinan universitas terkait rencana pembangunan, penghapusan bangunan tidak layak pakai, serta percepatan layanan pendidikan berbasis digital.