Literasi Digital Masih Jadi Tantangan UMKM Manfaatkan E-Commerce
- by Elpidus Katmadeli Mau
- Editor Maximiliano S. Da Costa Ximenes
- 16 Jan 2026
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua: Rendahnya literasi digital masih menjadi tantangan utama bagi UMKM dalam memanfaatkan e-commerce secara maksimal. Demikian disampaikan Desmon R. Manane, SE., MM., M.Si, Akademisi UNIMOR NTT, dalam perbincangan bersama RRI Atambua , Jumat 16 Januari 2026.
Menurut Desmon, masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami cara menggunakan e-commerce, sehingga sulit bersaing dengan UMKM yang sudah lebih maju.
“Tantangannya adalah literasi berkaitan dengan pemanfaatan e-commerce ini masih kurang. Banyak UMKM kita yang tidak memahami informasi ini sehingga tidak bisa bersaing,” ujarnya.

Flayer promo program
Ia menjelaskan, keterbatasan pemahaman tersebut membuat banyak produk lokal hanya beredar di pasar yang sempit. Kondisi ini membuka peluang bagi produk dari luar daerah masuk dan menguasai pasar lokal.
“Produk-produk lokal kita banyak yang pasarnya masih terbatas, sehingga pihak luar bisa masuk dan mengisi peluang itu,” katanya.
Desmon menekankan pentingnya peran pemerintah bersama perguruan tinggi dalam memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM.
“Bukan hanya kampus, tetapi pemerintah juga harus terlibat melatih kelompok-kelompok UMKM agar mampu memanfaatkan e-commerce sebagai sarana memperkenalkan produk ke luar daerah,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kualitas produk dan kejujuran dalam deskripsi serta ulasan di platform digital.
“Konsumen biasanya melihat ulasan terlebih dahulu. Kalau produk berkualitas, konsumen akan membeli lagi dan merekomendasikannya ke orang lain,” ujarnya menambahkan.
Di akhir pernyataannya, Desmon mengajak pelaku UMKM untuk terus belajar dan memanfaatkan fasilitas digital yang tersedia.
“Jangan berhenti belajar mengakses informasi e-commerce. Gunakan dengan baik agar bisa membantu meminimalisir biaya dan memperkenalkan produk ke konsumen,” ucapnya melalui sambungan telepon.