Peran Remaja Untuk Berinovasi Dalam Pengembangan UMKM
- by Ignasius V. M. Mau
- Editor Ratna Asmawati
- 31 Des 2025
- Atambua
KBRN,Atambua:Remaja berperan vital dalam menghidupkan UMKM dengan membawa inovasi, kreativitas, dan keahlian digital untuk pemasaran online, pengembangan produk baru, dan digitalisasi bisnis, mengubah UMKM dari lokal menjadi global.
Owner UMKM Tunas NTT Mariana Tuto Demon pada perbincangan rri,co.id,Selasa(30/12/2025)menuturkan bahwa bonus demografi tersebut merupakan peluang emas bagi Indonesia untuk mengejar ketertinggalan selama ini. Namun, syarat utama agar bonus demografi ini dapat terwujud dan dinikmati masyarakat adalah penduduk, baik usia produktif maupun tidak, dalam kondisi sehat lahir dan sehat mental.
“Penduduk yang sehat secara lahir bermanfaat untuk masuk di pasar kerja, dan kesehatan batin atau mental bermanfaat untuk menjaga kondisi sosial dan keberagaman kita yang sepertinya mulai agak terganggu oleh berbagai informasi yang belum tentu kebenarannya,”ucapnya.
Hal yang harus diperhatikan, lanjut Yohanis, ialah bagaimana kelompok usia produktif mampu beradaptasi dengan perkembangan global secara dinamis. Syarat mutlaknya adalah generasi muda harus mau aktif meningkatkan kualitas dan kemampuan diri untuk beradaptasi dan bersaing dengan masyarakat dunia.
“Kita harus bersahabat dengan perubahan dunia global. Kalau tidak, kita akan ditinggalkan. Kita harus bersama-sama beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi karena kedua hal ini terbukti membawa daya dukung pertumbuhan yang baik pada sektor pengembangan ekonomi,” ungkap Yohanis.
Yohanis melanjutkan bahwa salah satu keuntungan dari generasi produktif dan generasi milenial sekarang adalah mereka bekerja dalam masa dimana teknologi muncul dan berkembang sangat pesat.
“Jadi bisa dikatakan pertumbuhan ekonomi kita sangat didukung oleh kemunculan berbagai start-up yang ada,”ujarnya
Dengan peran aktif ini, remaja bukan hanya konsumen, tetapi juga katalisator perubahan yang mendorong UMKM agar lebih maju, kompetitif, dan berdaya saing di kancah nasional maupun global.
‘’Secara keseluruhan,remaja adalah aset strategis untuk mentransformasi UMKM agar lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era digital, memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,’’jelas Yohanis.